Pelaku dan Korban Penculikan Siswi SD di Manado Ditemukan di Pasar Tondano Minahasa

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Kasus penculikan anak menghebohkan warga Manado, Senin (27/11/2017). Korban berinisial C (6), siswi kelas 1 SD GMIM 20 Manibang, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, diculik oleh pria tak dikenal di depan sekolahnya, sekitar pukul 10.00 WITA.

Ayah korban, Christoper Tawera memposting informasi tersebut disertai foto korban, melalui akun face book group MANGUNI TEAM 123/Tetengkoren Berguna, Senin siang. Berdasarkan informasi ini, Ditreskrimum Polda Sulut segera berkoordinasi dengan seluruh Timsus jajaran untuk membantu pengungkapan.

Akhirnya, pelaku berinisial JR (39), tukang ojek, warga Kelurahan Wanea Lingkungan III, Kecamatan Wanea, Kota Manado bersama korban ditemukan di dekat kios cabo (pakaian bekas) Pasar Tondano, Kabupaten Minahasa, Senin malam, sekitar pukul 22.00 WITA.

Bermula ketika seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Minahasa, Clief Maringka yang sedang tugas jaga malam di pasar tersebut, mencurigai keberadaan pelaku dan korban.

Saat ditanya pelaku mengatakan, korban adalah anaknya namun korban dengan polos menuturkan tidak mengenal pelaku. Curiga, Clief kembali ke pos jaga dan memberitahukan hal ini kepada rekannya. Saat itu Clief sempat membuka face book dan melihat postingan ayah korban.

Clief bersama rekannya lalu kembali ke kios cabo dan pelaku bergegas kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Soul bernomor polisi DB 4910 MA. Gerak cepat, Clief berhasil mencabut kunci sepeda motor dan menahan pelaku. Clief kemudian menghubungi Polsek Tondano.

Personel Polsek Tondano yang tiba di lokasi segera mengamankan pelaku dan korban ke Mapolsek. Hasil interogasi, pelaku mengaku menjemput korban saat pulang sekolah, dengan alasan atas permintaan orang tuanya.

Korban lalu dibonceng sepeda motor menuju Malalayang-Tanawangko-Tomohon-Pinaras-Lahendong-Sonder-Tondano. Di Sonder, lanjut pelaku, korban sempat dimandikan di kolam Taman Eman.

Pengakuan lebih mengejutkan lagi, saat di kios cabo Pasar Tondano, pelaku juga sempat mencabuli korban dengan cara memeluk korban dari depan, mencium dan (maaf) memegang alat vital korban berulang-ulang.

Kapolres Minahasa, AKBP Christ Reinhard Pusung melalui Kasubbag Humas, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Korban sudah diserahkan kepada orang tuanya,” kata Kasubbag Humas. “Sedangkan pelaku telah dijemput oleh pihak Polsek Malalayang untuk diproses lebih lanjut, karena TKP pertamanya di sana (Malalayang),” pungkasnya.

Penulis: Rony
Editor: Alfian
Publish: Pri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password