Penyidik Dit Krimsus Polda Malut Segera Limpahkan Berkas Kasus OTT ke JPU Kejati

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara,  Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Utara segera melakukan pelimpahan berkas tahap I kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan tiga tersangka yakni mantan Kepala Kesahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, dengan inisial HM dan salah satu stafnya dengan inisial Ar serta salah satu kontraktor berinsial BS ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Malut.

“Kasus ini dalam waktu dekat sudah kita limpahkan tahap I ke JPU untuk di teliti,” ungkap Dirkrimsus Polda Malut

Dir Krimsus Kombes Pol Masrur juga menambahkan, kasus dengan tiga tersangka yang terjaring OTT terkait dengan masalah docking kapal KM. Perintis dengan jumlah barang bukti senilai Rp.190.420.000 sebagaimana yang diringkus tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) pada salah satu kamar nomor 8 Hotel Archye,  Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Kota Ternate Tengah pada, (9/11/2017) tersebut masih dalam tahap penyidikan lebih lanjut.

”Status proses kasus itu masih dalam tahap penyidikan penyidik, mungkin dalam waktu dekat berkasnya sudah bisa rampung untuk dilimpahkan ke JPU,” Ujara Dir Krimsus.

Terkait dengan dua amplop besar dan kecil dengan isi yang berbeda, kata Ditreskrimsus Polda Malut, untuk amplop tersebut setelah dilakukan penyelidikan, amplop yang besar dan kecil tersebut diperuntukan untuk mantan kepala KSOP maupun stafnya.“Amplop kalau yang besar itu milik bosnya dan yang kecil milik anakbuahnya,”

Dalam kasus ini, mantan KSOP Kelas II Ternate dan anakbuahnya tersebut dijerat dengan pasal 5 ayat (2) pasal 11 dan pasal 12 huiruf b UU nomor 31 tahun 1999 yang dirubah dengan UU nomor 20 tahun  2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 huruf e KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara.

Kalau untuk kontraktor dijerat dengan pasal 5 ayat (1) huruf a dan b UU nomor 31 tahun 2009 yang dirubah dengan UU 20 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 huruf e KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara.

Penulis             : Wanto Tftt

Editor             : Alfian Nur

Publish            : Wanto Tftt

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password