Polsek Selakau Jaring 9 Pelanggaran Di Hari Ke-13 Operasi Zebra

Tribratanews.polri.go.id
Polsek Selakau Polres Sambas Polda Kalbar bersama dengan unit satuan lalulintas tidak bosan-bosannya menggelar Operasi Zebra Kapuas 2017. Pada Operasi Zebra di hari yang ke 13 ini dilaksanakan di Jalan Raya Sei Nyirih tepatnya didepan Kantor Polsek Selakau, Senin (13/11/2017).

Kegiatan Operasi Zebra Kapuas tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Selakau Iptu Ronald Deny Napitupulu, S.H. M.H dengan melibatkan seluruh personel Polsek Selakau termasuk unit Lantas, Sabhara, Provos, Intelkam, Reskrim dan staf.

Dalam Operasi yang digelar dari pukul 15.00 Wib s/d 17.00 wib tersebut didapat sebanyak 9 hasil bukti pelanggaran atau tilang baik itu kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Kapolsek Selakau Iptu Ronald Deny Napitupulu, S.H. M.H mengatakan “Operasi Zebra Kapuas 2017 ini digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas sekaligus untuk meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan. Kami berharap seluruh masyarakat akan lebih tertib berkendara berlalu lintas serta melengkapi surat-surat dan agar masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas”

Dalam pelaksanaan razia kali ini berlangsung dengan aman tertib dan lancar. Tidak hanya pengendara bandel, operasi zebra juga menindak kendaraan yang membawa muatan berlebih dan pelanggaran kasat mata lainnya seperti pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar maupun tidak dilengkapi kaca spion.

Kapolsek Selakau Iptu Ronald Deny Napitupulu, S.H. M.H menjelaskan bahwa “Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bahwa sanksi atau denda pengendara yang tidak memiliki SIM terancam pidana kurungan paling lama empat bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta, pengendara yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dikurung paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu, pengendara yang tidak memasang tanda nomor kendaraan bermotor alias plat nomor polisi terancam kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu, pengendara atau penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dipidana kurungan paling lama satu bulan atau denda Rp 250 ribu.”

“Setiap hari sudah dilaksanakan Razia Kepolisian, akan tetapi masih ada saja pelanggaran yang kami temukan. Kebanyakan pelanggar yang terjaring yaitu pengendara sepeda motor  yang tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan tidak memiliki SIM, Sepeda motor terjaring yang tidak membawa STNK maka kita tahan motornya. Pengendara yang sepeda motornya ditahan dapat langsung membayar denda bukti pelanggaran ke bank dan jika sudah membayar di bank, menunjukkan bukti pembayaran dan STNKnya, kendaraannya tersebut bisa langsung dibawa kembali oleh pelanggar” ucap Kapolsek Selakau Iptu Ronald Deny Napitupulu, S.H. M.H.

Penulis : Hermanto
Editor    : Alfian. N/Nanang. P
Publish : Dhean

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password