Melalui Program Baku-baku Bae, Polsek Sonder Selesaikan Kasus Penganiayaan

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Lagi, Kapolsek Sonder, Iptu Stanly Korua berhasil menyelesaikan masalah warga melalui mediasi. Kali ini, kasus yang diselesaikan adalah penganiayaan terhadap seorang perempuan, Sarce Sengkey, yang dilakukan oleh pria berinisial HT.

Berdasarkan laporan korban, penganiayaan tersebut terjadi di Desa Rambunan Jaga III, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa (wilayah hukum Polres Tomohon), Sabtu (21/10/2017), sekitar pukul 09.00 WITA.

Merespons laporan tersebut, Kapolsek Sonder kemudian menggelar mediasi di Mapolsek, Kamis (26/10), dihadiri korban, pelaku, dan Kepala Desa Rambunan.

Dalam mediasi diketahui, pelaku memukul korban dengan tangan kosong. Setelah mendapat arahan dan saran dari Kapolsek, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bersama.

Diterangkan Kapolsek, mediasi ini adalah implementasi dari Program Baku-baku Bae, yang merupakan salah satu terobosan kreatif Polsek Sonder.

Program Baku-baku Bae, tambahnya, bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat melalui jalur musyawarah. “Program ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah warga, sehingga terwujud suasana kehidupan yang rukun dan damai,” pungkasnya.

Penulis: Rony
Editor: Alfian
Publish: Pri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password