Dalam Sehari Polrestabes Makassar Ringkus Enam Pelaku Narkoba

Artikel, Dalam Sehari Polrestabes Makassar Ringkus Enam Pelaku Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menggelar rilis penangkapan pelaku narkoba di sebuah tempat karaoke platinum jalan Veteran Makassar, Senin (23/10/17) dini hari.

Petugas berhasil meringkus empat orang pria, pelaku masing–masing berinisial LK, DI, DE dan IB.

Artikel, Dalam Sehari Polrestabes Makassar Ringkus Enam Pelaku Narkoba1

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika, SIK mengatakan dari tangan pelaku diamankan 18 paket sabu yang dibawa oleh salah satu pelaku IK.

Dari hasil introgasi pelaku lelaki IK mengatakan barang haram tersebut didapatkan dari salah satu Bandar di kampung sapiria.

Selanjutnya pada Senin siang, Satuan Narkoba di backup Satuan Sabhara Polrestabes Makassar bersama unit K-9 Polda Sulsel dengan membawa 2 anjing pelacak melakukan pengembangan di Kampung Sapiria yang merupakan basis peredaran narkotika di Kota Makassar.

“Beberapa rumah dilakukan penggeledahan hasilnya dua (2) orang pelaku diamankan berinsial BG dan GS, dari tangan kedua pelaku diamankan empat (4) sachet berisi kristal bening yang diduga sabu,” ujar Kasat Narkoba.

Artikel, Dalam Sehari Polrestabes Makassar Ringkus Enam Pelaku Narkoba2

Tidak sampai disitu pada saat petugas melakukan penggeladahan dirumah kosong  milik bandar narkoba ditemukan juga empat (4) sachet kecil berisi Kristal bening yang diduga Sabu serta alat penghisap sabu (Bong).

“Selain itu pada saat memasuki area belakang Kampung Sapiria rumah milik bandar berinisial H dilakukan penggeledahan yang disaksikan ketua RT/RW dan petugas dari Kelurahan setempat hasilnya tidak ditemukan narkoba tapi beberapa senjata tajam disita ada 10 senjata tajam berbagai jenis,” pungkas Kompol Diari Astetika.

Artikel, Dalam Sehari Polrestabes Makassar Ringkus Enam Pelaku Narkoba3

Artikel, Dalam Sehari Polrestabes Makassar Ringkus Enam Pelaku Narkoba4

Upaya mengungkap kasus peredaran narkoba, serta melakukan penangkapan terhadap para tersangka narkoba yang dilakukan oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar merupakan upaya Polri dalam menindak tegas siapapun yang terlibat terhadap penguasaan barang haram tersebut. Upaya Polri mencegah peredaran narkoba ditempuh dengan upaya Pre-emtif dan Pre-ventif.

Menurut M. Kemal Darmawan dalam bukunya yang berjudul “Strategi Kepolisian Dalam Pencegahan Kejahatan”, definisi dari Pre-emtif adalah kebijakan yang melihat akar masalah utama penyebab terjadinya kejahatan melalui pendekatan sosial, pendekatan situasional dan pendekatan kemasyarakatan untuk menghilangkan unsur potensi gangguan (faktor korelatif kriminogen).

Preventif sebagai upaya pencegahan atas timbulnya ambang gangguan (police hazard), agar tidak berlanjut menjadi gangguan nyata/ancaman faktual (crime). Sehingga dalam hal ini dapat didefenisikan bahwa tindakan Preemtif (Pembinaan) merupakan salah satu upaya yang dilakukan Polri untuk menanggulangi dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

Tindakan Polri ini dilakukan dengan melihat akar masalah penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba dengan melalui pendekatan sosial, situasional dan kemasyarakatan untuk menghilangkan unsur potensi gangguan.

Tindakan preemtif yang dilakukan Polri dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba yaitu dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat dengan cara sosialisasi, penyuluhan dan audiensi tentang bahaya dan dampak dari penyalahgunaan narkoba. Hal ini untuk antisipasi dan pencegahan dini melalui kegiatan-kegiatan edukatif dengan tujuan menghilangkan potensi penyalahgunaan narkoba (faktor peluang) dan pendorong terkontaminasinya seseorang menjadi pengguna.

Preventif (Pencegahan) Anggota-anggota Kepolisian diterjunkan langsung ke wilayah-wilayah yang mencurigakan dijadikan tempat penampungan, penyimpanan, dan peredaran narkotika. Polisi juga mengadakan razia untuk keperluan penyelidikan dan penyidikan bahkan penangkapan terhadap orang-orang yang diduga menyalahgunakan narkotika. Razia ini bisanya dilakukan ditempat hiburan malam dan juga tempat-tempat yang informasinya didapatkan dari masyarakat.

Selain itu dalam rangka meminimimalisir peredaran narkoba, Polri bekerjasama dengan instansi dan lembaga terkait, lembaga swadaya masyarakat, perkumpulan, ormas dan lain-lain.

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password