Binmas Polres Majene Sambangi Pengrajin Besi sosialisasikan UU Darurat No. 12 RI

tribratanews.polri.go.id – Polda sulbar, Menjaga situasi kamtibmas yang tetap kondusif, Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Majene gencar melakukan sambang dan penyuluhan terhadap pemukiman warga.

Hal serupa juga dilakukan, kali ini KBO Binmas menyambangi tempat pengrajin / pandai besi  di Desa Paboboran Kec. Banggae untuk memberikan himbauan dan penerangan tentang  Undang-undang darurat No 12  RI tahun 1951. Senin (9/10/17) sekitar Pukul 10.00 Wita.

Menurut KBO Binmas Polres Majene tujuan  sambang tersebut agar pengelola dan karyawan pandai besi mengetahui dan paham tentang larangan terkait senjata tajam/ benda tajam yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Selain itu, pengelola juga diharapkan agar lebih selektif dan menerima pesanan konsumen sehingga usaha pandai besi tetap berjalan tanpa melakukan pelanggaran hukum. Imbaunya

Tidak hanya itu, KBO Binmas juga menjelaskan berdasarkan UU Darurat No. 12 RI   tahun 1951 pasal 2 adapun jenis senjata tajam yang dilarang adalah badik, cerulit, panah, belati dan sebagainya. Terangnya

Sementara itu, Benda tajam bukan senjata yang diperbolehkan yaitu senjata tajam yang umum dipergunakan untuk keperluan pekerjaan kebun, rumah tangga, pertukangan dan lainya. “untuk pembuatan duplikasi sejata pusaka harus ada rekomendasi dan  sepengetahuan Pemerintah dan Kepolisian”. Tandas KBO Binmas

Penulis : dhyman

Editor : Alfian

Publish : triyono abidin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password