Polresta Surakarta Pasang Garis Polisi, Sterilkan Proses Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Social Kitchen

Tribratanews.polri.go.id Surakarta, Jawa Tengah – Sejumlah personel Kepolisian Resor Kota Surakarta sejak Rabu(11/01/17) pagi pukul 10.00 WIB berjaga di sekitar Social Kitchen, Banjarsari, Surakarta. Penjagaan ketat disiapkan untuk mengamankan jalannya rekonstruksi kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum ormas Islam Solo di Social Kitchen, Desember lalu.

Sebanyak 11 orang tersangka didatangkan dari Semarang dengan menggunakan bus dengan pengawalan ketat dari Polda Jawa Tengah. Kasus yang sudah dilimpahkan ke unit Jatanras Dir Reskrimum Polda Jawa Tengah memperagakan 57 adegan.

dsc_9831

Saat memperagakan adegan di dalam Social Kitchen, tidak sembarang orang yang dapat masuk. Hanya tersangka, saksi dan penyidik Polda yang diperbolehkan untuk masuk.

“Yang boleh masuk hanya dari Polda, Polresta hanya memback – up,” ungkap Kapolresta Surakarta Kombes Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H, S.ST, M.K usai pelaksanaan rekonstruksi. Kapolresta menerangkan bahwa Polresta Surakarta hanya membantu mengamankan jalannya proses rekonstruksi. Garis polisi pun dipasang agar tidak sembarang orang dapat masuk dalam TKP.

Selesai melakukan proses rekonstruksi, kesebelas tersangka langsung dibawa masuk ke dalam bus kembali menuju ke Semarang.

( Dewi – Humas Polresta Surakarta)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password