Didemo Aliansi Masyarakat Tolitoli Bersatu, PLN Beri Kompensasi Pengurangan Biaya Tagihan

IMG-20170822-WA0139

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng, Tolitoli. Aliansi masyarakat Tolitoli bersatu yang di koordinir oleh HMI Cabang Tolitoli melaksanakan aksi damai dalam rangka mengkritisi kinerja PT. PLN Tolitoli, Selasa (22/8/2017).

IMG-20170822-WA0138

Masa aksi melakukan orasi di dua tempat, yakni di Kantor PT. PLN dan di Kantor DPRD Tolitoli.

Tuntutannya adalah terkait kinerja PT. PLN Tolitoli, “tuntutan masa aksi dalam kegiatan tersebut yakni meminta kepada PLN Tolitoli agar dapat memberikan data pelanggan yang memakai Pulsa Listrik, dan melakukan uji petik kepada PLN Tolitoli terhadap pelayan Listrik” jelas Kapolsek Baolan, Iptu Army Casriyanto.

“Masa juga meminta kepada PLN Tolitoli agar dapat memberikan data penyebaran pelanggan kilometer listrik, karena sampai hari ini sebagian besar masyarakat belum terakses pemasangan kilometer Listrik,” imbuhnya.

IMG-20170822-WA0192

Selanjutnya di kantor DPRD Tolitoli, masa diajak untuk melakukan diskusi di ruang rapat Suwat Litingan yang dipimpin oleh Asrullah, SE.

Dalam diskusi itu, perwakilan PT. PLN Tolitoli menjelaskan bahwa harga per Kwh pulsa listrik yakni Rp. 1.400, dan 10 % PAD untuk Pemda Tolitoli dalam rangka pembayaran lampu jalan, kemudian pelanggan yang memakai pulsa listrik di kabupaten Tolitoli sekitar 20.000 lebih pelanggan.

Perwakilan PT PLN Tolitoli juga menjelaskan bahwa terjadinya pemadaman listrik di Tolitoli karena disebabkan adanya giat pemeliharaan, karena faktor cuaca, bencana alam (pohon tumbang, tanah longsor dan kebakaran), juga karena Faktor manusia dan hewan penyebab kosleting.

Dari keluhan masyarakat, pihak PLN Tolitoli juga akan memberikan kompensasi berupa pengurangan biaya tagihan listrik, dan khusus pengguna pulsa listrik, akan diberikan pulsa listrik kompensasi.

“Ada nomor pengaduan pusat melalui PLN Mobile dengan nonor 123, silahkan di manfaatkan oleh masyarakat untuk mengadukan setiap permasalahan pelayanan PLN yang dianggap merugikan masyarakat”, kata perwakilan PT. PLN Tolitoli.

Kemudian ada 4 desa yang belum mempunyai lampu listrik, ditargetkan tahun 2018 akan terealisasi.

Dari diskusi ini juga diketahui bahwa pembayaran tagihan listrik lampu jalan Pemda Tolitoli ke PT PLN meningkat, maka Pemda Tolitoli menanyakan kepada pihak PLN berapa jumlah lampu yang seharusnya dibayarkan oleh Pemda.

Perwakilan PT PLN menjelaskan bahwa ada peningkatan jumlah Kwh sehingga pembayarannya naik.

Penulis : Hernawan Saputra
Editor : Umi Fadilah
Publish : Hernawan Saputra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password