Awas..!!! Modus Penipuan Surat Berharga Tercecer, Ini Imbauan Kapolres Tanah Bumbu

Tribratanews.polri.go.id, Polres Tanah Bumbu – Marak beredar surat dokumen penting dan selembar cek , SIUP atau pun Sertifikat yang tercecer atau sengaja disebar di diteras rumah warga, membuat warga heboh, ini merupakan modus penipuan lama yang mungkin di Kab Tanah Bumbu iseperti di Pagatan dan Simpang Empat ini merupakan modus penipuan baru, dan jangan sampai warga Tanah Bumbu terkecoh.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro S.I.K mengatakan, warga Tanah Bumbu kini dihebohkan dengan temuan modus amplop coklat misterius  berisi dokumen penting dan cek yang seolah olah tercecer/terjatuh dan ada pula yang sengaja ditaruh di tiap rumah warga yang ramai di beritakan di media sosial belakangan ini, Jelas Bang Kus.

“Jika ada temuan surat seperti ini, warga Kab Tanah Bumbu dimohon jangan menggubris lantaran diduga ada unsur penipuan dari orang yang tidak bertanggung jawab,”ujarnya yang didampingin Kabag Ops Polres Tanah Bumbu, Selasa (08/08/2017) siang di sela sela istirahat disaat ada kegiatan rutin pemeriksaan Itwasum Polri di Polres Banjarbaru.

dokumen-palsu-2-300x225

Mantan Kapolsek Metro Penjaringan ini mengaku,isi surat amplop berwarna cokelat tersebut berupa dokumen berharga seperti surat BPN,Siup,BPKB,dan selembar cek.

“Ada beberapa warga dari kejadian ini melapor ke Polres Tanah Bumbu melalui media Online Pengaduan dan diterima oleh anggota saya di bagian IT Polres/cyber, dan setelah ditelusuri cek dan ricek sambil mencoba menghubungi nomor telepon yang ada di dalam surat malah kita disuruh mentransfer sejumlah uang dengan alasan untuk urusan surat surat tersebut,dan surat yang tercecer itu dijadikan sebagai jaminan sedangkan surat berharga yang tercecer itu adalah PALSU,” tambah jebolan Akpol 1998 ini.

AKBP Kus Subiyantoro S.I.K menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing jika ada penemuan amplop coklat tersebut lalu menghubungi kontak yang tertera didalam amplop.

“Sudah ada beberapa warga yang mencoba menghubungi telepon dalam amplop tersebut disuruh untuk mentransfer sejumlah uang,” tutupnya.

Penulis : Johan

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password