Polri Imbau Polisi yang Nyogok saat Masuk untuk Tobat

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri. Asisten bidang SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto, mengimbau anggota yang masuk Polri dengan cara curang agar segera sungguh-sungguh bertobat. Arief mengatakan rejeki yang didapat dengan curang adalah suatu keharaman.

“Segera taubat nasuha dan tidak melakukan dosa lagi. Karena semua penghasilan dari profesi, yang diperoleh dengan cara nyogok, adalah haram,” kata Arief saat dihubungi, Senin (7/8/2017).

Arief juga mengatakan hal yang sama kepada anggota Polri yang mendapat jabatan dengan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Begitu juga dengan jabatan yang diperoleh dengan KKN atau nyogok, penghasilan yang diperoleh dari jabatan itu juga nggak berkah,” sambung Arief.

Arief menilai bekerja dengan cerdas dan jujur lebih diberkahi Sang Pencipta. “Bekerja dengan cerdas dan jujur akan mendapat berkah dan pertolongan Allah.”

Sebelumnya viral kisah mantan anggota Polri, Zulkiram, yang memilih dipecat dari kesatuannya karena merasa berdosa. Dia mengaku masuk Polri dengan cara menyogok.

Zulkiram resmi keluar dari Polri sekitar Desember 2014 karena Hobi Bolos dan Malas Bekerja melanggar kode etik kepolisian . Kala itu pangkat terakhirnya adalah Briptu. Zulkiram merasa pekerjaannya tak berkah.

“Saya kena pelanggaran kode etik Polri. Nggak apa-apalah (diberhentikan), hormat-nggak hormat yang penting saya keluar. Setelah itu, saya lebih dalam lagi mempelajari agamanya,” tutur Zulkiram.

Editor : Umi Fadilah

Publish : Hernawan Saputra

Sumber : detik.com

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password