Polisi Amankan Bentrokan yang Diakibatkan Salah Paham di Puncak Jaya

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Mulia – Sekira pukul 11.15 Wit, terjadi bentrokan antara pendukung Paslon no 3 dengan pendukung paslon no 1 dan 2 di Kampung Legimut Distrik Pagaleme Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (29/07/2017).

Kejadian bermula ketika massa dari kubu no 1 telah melakukan bakar batu. Pada saat melakukan bakar batu, api berkobar besar dan berasap tebal yang mengakibatkan massa yang di pimpin Loni Telenggen alias Bongkar telenggen salah paham dan menganggap adanya penyerangan serta pembakaran rumah dan honai.

Massa yang dipimpin Bongkar Telenggen secara serentak kemudian lari mengarah ke lokasi posko no 3. Sebelum tiba di posko no 3, pendukung no 3 melihat sekelompok massa yang datang, maka terjadilah perang dengan menggunakan panah dan alat perang lainnya.

Kemudian pukul 11.30 Wit, Kapolres Puncak Jaya AKBP Agustinus Fernando Indra Napitupulu, S.Ik yang dikawal anggota Polri dan TNI tiba di tempat kejadian dan segera melakukan tindakan untuk memisahkan kedua kubu yang bertikai.

Namun massa tidak menghiraukan himbauan dari Kapolres dan pada saat itu juga terdengar bunyi tembakan dari kerumunan kelompok yang bertikai. Sehingga aparat kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan perang tetapi perang antara kedua kubu masih berlanjut.

Hingga akhirnya sekitar pukul 12.30 wit, aparat Kepolisian dan TNI dapat memisahkan kedua kelompok yang bertikai dan kedua kelompok kembali ke tempatnya masing-masing yang dikawal oleh aparat Polri dan TNI. Setelah perang selesai dan kedua kelompok massa telah dipisahkan maka angggota Kodim 1714/PJ dan anggota Polres Puncak Jaya bersiaga di sekitar tempat kejadian.

Akibat kejadian tersebut sabanyak 16 Honai terbakar, 12 orang luka panah dan 1 orang meninggal dunia akibat luka tembak. Untuk sementara, semua korban saat ini dirawat di RSUD Puncak Jaya.

Langkah-langkah kepolisian yang diambil, Polres Puncak Jaya dibantu Kodim 1714/PJ mendatangi tempat kejadian dan memisahkan kelompok yang melakukan pertikaian, mengevakuasi korban ke RSUD Puncak Jaya. Anggota Polres dan Kodim masih bersiaga di sekitar tempat kejadian. Mendatakan kerugian orang dan barang, melakukan penyidikan terhadap peristiwa pertikaian yang mengakibatkan jatuhnya korban.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs A M Kamal, SH menyayangkan pertikaian itu terjadi dikala kasus Pemilukada masih dalam proses MK. Beberapa pejabat Provinsi Kapolda, Pangdam, Wakil Gubernur, Ketua DPRP Papua, beberapa Pendeta telah ikut hadir ke Puncak Jaya untuk menyelesaikan pertikaian yang terjadi antar pendukung.

“Bahkan kelompok yang bertikai telah melakukan persepakatan damai, namun beberapa kali telah terjadi tindak kekerasan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang tidak mentaati perdamaian yang telah disepakati. Polri juga telah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap beberapa pelaku tindak kejahatan di Puncak Jaya namun kejadian seperti ini masih terjadi. Polri akan tetap melakukan tindakan tegas terhadap provoktor dan pelaku kejahatan yang kesemuanya itu akan merugikan masyarakat Puncak Jaya,” ungkap kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A M Kamal.

Penulis             : Syamsudin Lie
Editor               : Umi Fadilah
Publisher         : Reinaldy N R

Admin Polri56114 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password