Polda Bali Amankan Ratusan HP, Salah Satu Penadah Calon Dokter

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Wakil Direktur Reskrimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Kasubdit III Direktorat Reskrimum Polda Bali AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K., dan Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, S.H. melaksanakan press release pengungkapan kasus pencurian (jambret), bertempat di Mapolda Bali, Senin (24/7).

WhatsApp Image 2017-07-24 at 11.49.46 WhatsApp Image 2017-07-24 at 11.49.58AKBP Sugeng Sudarso, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, berhasilnya pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat bahwa pada hari Rabu (14/7) lalu, sekira pukul 17.00 Wita di simpang Jalan Raya Kuta Sunset Road telah terjadi kasus pejambretan. Saat itu pelaku berhasil mengambil sebuah HP jenis Iphone 6 warna Gold dari korban yang bernama Karen Markoan (17). Atas dasar tersebut, tim 4 Opsnal Subdit III Dit Reskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan di lapangan, tim mendapatkan informasi terkait ciri-ciri pelaku sesuai keterangan saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berbekal informasi tersebut, Polisi berhasil mengamankan pelaku jambret berinisial NB (19) pada Jumat (21/7). Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengaku telah menjalankan aksinya sebanyak empat kali di wilayah Kuta. Modus operandi yang dilakukan yaitu pelaku sengaja mencari para korbannya yang merupakan wisatawan asing dan domestik yang berlibur di Bali. Ketika sudah mendapatkan target, pelaku langsung menjambret dengan menarik tas dan HP milik korban dengan menggunakan sepeda motor.

Menurut mantan Kapolres Karangasem ini, pihaknya langsung melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Berdasarkan informasi dari NB, kemudian Polisi berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga sebagai penadah berinisial SA (26) dan RK (26). Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa ratusan HP berbagai merek yang diduga hasil jambret. Ironisnya, dari kedua penadah ini, pelaku RK diketahui sebagai mahasiswa kedokteran yang masih kuliah di salah satu Universitas di Bali.

“Barang hasil curian tersebut kemudian dibelikan box baru dan dijual secara online yaitu dengan mengupload spesifik HP. NB dikenakan pasal 365 KUHP sedangkan SA dan RK disangkakan pasal 480 dan 378 KUHP,” ungkap Wadir Reskrimum Polda Bali.

Penulis  : Arya

Editor    : Umi Fadilah

Publish  : I Putu Adnyana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password