Gara – Gara Septik Tank Bau, Perkara Ditangani Bhabinkamtibmas

Tribratanews.polri.go id.Polda Kalbar.Polres Sambas-Menjadi seorang Bhabinkamtibmas di Desa binaan banyak menarik perhatian baik menjaga kehormatan menjadi seorang Polisi maupun siap melayani masyarakat di segala kedudukan.

Tugas Bhabinkamtibmas mau tidak mau harus menangani beberapa kasus dan perkara, ada perkara yang memang berat seperti tindak pidana pencabulan, pencurian dan lain-lain.

Hanya  gara-gara septik tank berbau busuk hingga ke arah membalas caci mencaci antar tetangga, Lagi-lagi Bhabinkamtibmas menjadi wasit dalam pertandingan caci mencaci tersebut, Bripka Hermanto mendapat informasi dari perangkat desa ketua Rt. 2 Dusun Baron sdrm Ramli langsung berinisiatif untuk mempertemukan kedua belah pihak.

Pertemuan kedua belah pihak berlangsung alot, saling serang dan bertahan menjadi drama lembar sambut caci mencaci kedua belah pihak, namun dengan kesigapan Bhabinkamtibmas dan perangkat Desa pertemuan tersebut menghasilkan suatu kesepakatan.

Kesepakatan tidak akan saling mencaci maki, saling memaafkan dan akan memperbaiki septik tank yang menjadi dasar pertengkaran dan akan berjanji hidup rukun bertetangga.

Sebelumnya pada hari Selasa tanggal 20 Juni 2017 sekitar pukul 09.00 wib di Dusun Baron Rt. 2 Rw. 1 Desa Bentunai telah terjadi perkara penghinaan atau perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh saudari Fatimah dan kerabatnya terhadap sdri. Erni dengan cara mengeluarkan perkataan yang tidak sopan terhadap Erni sehingga akhirnya timbul kesalah pahaman antara kedua belah pihak yang berkepanjangan, atas kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Bentunai untuk dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak guna mencari solusi jalan keluar permasalahan tersebut.

Upaya yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Bentunai menerima pengaduan dari pelapor selanjutnya pada hari Rabu tanggal 5 Juli 2017 sekira pukul 11.00 wib memanggil kedua belah pihak dan saksi-saksi untuk datang ke Kantor Balai Desa Bentunai guna dilakukan musyawarah mencari jalan keluar yg terbaik.

Setelah diadakan pertemuan dan musyawarah / mufakat antar ke dua belah pihak, maka disepakati bahwa kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan damai dan musyawarah tanpa ada unsur paksaan dari pihak lain sehingga permasalah tersebut sudah dianggap selesai.

Selanjutnya kedua belah pihak berjanji tidak akan mengulangi melakukan penghinaan atau mengeluarkan perkataan yang tidak sopan.

Selanjutnya dibuatkan surat kesepakatan kedua belah pihak dan dituangkan dalam Surat Pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak dan di ketahui oleh Bhabinkamtibmas, sekdes Bentunai serta para saksi.

Penulis. :Rio
Editor. :Umi Fadhilah/Sugeng Hs
Publish. :Cucu Safiyudin

Admin Polri55694 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password