SAT LANTAS RES NABIRE : Kapolres Nabire, Masalah Laka Lantas Agar Tidak Utamakan Hukum Adat atau Denda

img-20170109-wa0677
Tribratanews.polri.go.id – Polres Nabire Papua, Satuan Lalu Lintas Resor Nabire gelar ” Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas “, bertempat di Aula Rastra Samara Polres Nabire, Senin (09/01/17) siang.

Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, SE memimpin kegiatan sosialisasi tersebut yang didampingi oleh Kasat Lantas AKP Samuel D. Tatiratu, SIK, Kanit Laka Ipda Bunga Idfitika, S.Tr.K, Anggota DPRD Nabire Abelenstra Yoweni, Kepala suku D3N Ayub Wonda, Perwakilan pengadilan Negeri Nabire Adiya Widya Moko.

img-20170109-wa0678

Perwakilan Dinas PU Joko Sungkono, Ketua Ojek Helm Kuning Eli Dawer, Ketua Ojek Helm Biru Jhon Rumbewas, Perwakilan Tokoh Pemuda, Adat dan Masyarakat Kabupaten Nabire kurang lebih 30 (tiga puluh) orang.

Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, SE memberikan himbauan tentang tertib berlalu lintas dijalan raya khususnya bagi pengendara harus selalu menggunakan helm serta kelengkapan surat berkendara. ” Tiap laka lantas yang terjadi dengan korban masyarakat Pegunungan agar tidak mengutamakan hukum adat atau denda adat dalam menyelesaikan masalah laka lantas yang menyebabkan korban meninggal dunia “, katanya.

” Satuan Lalu Lintas Polres Nabire agar meningkatkan patroli di jalan daerah rawan kecelakaan dan memberikan himbauan kepada masyarakat dan selalu tertib berlalu lintas serta menindak masyarakat yang melakukan pelanggaran di jalan raya “, tutup Kapolres.

Kecelakaan sebagian besar merupakan pengaruh faktor alam dan situasi jalan serta lingkungan di samping kondisi keadaan pengendara dan faktor keadaan kendaraan yang tidak layak dan memadai untuk beroperasi di jalan, ungkap Kasat Lantas.

Pada kesempatan tersebut juga, Kepala suku D3N Ayub Wonda, ” Kami minta agar pemerintah dalam hal ini Pemda Nabire dan instansi terkait membuat suatu musyawarah dengan masyarakat adat, guna menghasilkan aturan – aturan yang dapat disepakati secara bersama demi kenyamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire “, katanya.

Sambungnya, ” Pemerintah daerah yang menikmati hasil pajak dari Miras dan meningkatnya kecelakaan diakibatkan oleh miras, sehingga pemerintah daerah harus ikut peran serta dalam membantu pihak Kepolisian dalam mensosialisasikan keselamatan berlalulintas dengan memasang rambu – rambu lalu lintas “, ujar Ayub Wonda.

Dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan, agar para pengguna jalan raya lebih memperhatikan keselamatan berkendara hingga bisa mengeliminir sekecil mungkin kasus laka lantas yang terjadi di Kabupaten Nabire serta duduk bersama untuk mencarikan solusi demi keselamatan berkendaraan di jalan raya. [Humas Res Nabire/el]

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password