Volume Penumpang di Terminal Melonjak, Polisi Banyumas Beri Himbauan Antisipasi Copet

Tribratanews.polri.go.id, Polres Banyumas – Penumpang di Terminal Bulu Pitu Purwokerto Banyumas mengalami lonjakan signifikan pada hari Rabu (28/6-2917). Peningkatan volume penumpang ini terpantau sejak dinihari. Lonjakan penumpang terutama mereka yang hendak melakukan perjalanan rute panjang seperti ke Surabaya, Semarang, Jogjakarta, Solo Bandung dan Jakarta.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah SH, S.Ik, M.Hum melului Ka Pos Yan Terminal Bulu Pitu Iptu Sutrisno SH menyampaikan bahwa para penumpang ini memanfaatkan armada bus regular dengan harapan bisa transit di terminal yang lebih besar.”Peningkatan penumpang saat libur panjang lebaran Idul Fitri ini cukup signifikan, peningkatannya bisa mencapai 15 smapai 20 persen,”ungkap Iptu Sutrisno selaku Ka pos yan terminal.

Untuk mengantisipasi kerawanan tersebut pihaknya telah membagi personel penganan ke titik-titik ploting penurunan dan penaikan penumpang di bantu dengan linmas dan pramuka.

“Menyikapi terjadinya lonjakan penumpang ini, Dishub Kabupaten Banyumas juga menyiapkan armada bus cadangan. Untuk jumlahnya relatif. Tergantung situasi kepadatan penumpangnya, “ujarnya.

Meningkatnya volume penumpang ini, lanjut Iptu Sutrisno, menjadi fokus perhatian jajaran personil Pos Yan terminal Purwokerto dengan mengerahkan personilnya bersama dinas instansi terkait serta pramuka.

Sebelumnya, Polres Banyumas bersama dinas instasi terkait melibatkan BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Kabupaten Banyumas dan PMI untuk melakukan operasi penumpang bus, kelaikan armada, serta tes urin bagi awak Bus. “Kegiatan ini bersama-sama kami lakukan dengan tujuan untuk keselamatan para penumpang,”ungkapnya.

Sementara itu, AKP Junaedi SH, Kasat Reskrim Polres Banyumas mengatakan pihaknya sudah menyiapkan personil pengamanan untuk mengantisipasi aksi pencopetan dengan sasaran penumpang bus.

“Operasi ini kami lakukan dengan melibatkan personil Sabhara serta pihak terkait. Tentunya kami juga sudah punya data, siapa-siapa saja TO (Target Operasi) dalam operasi copet ini,”katanya.

Meskipun demikian, AKP Junaedi mengakui tidak mudah mengungkap aksi copet karena keharusan untuk menangkap tangan dengan barang bukti yang ada.

“Kami juga mengimbau kepada para penumpang agar waspada. Hindari penggunaan barang yang mencolok seperti perhiasan , HP dan brang berharga lainya. Siapa lagi yang menjaga keamanan diri, kalau tidak diawali dari diri sendiri, “katanya.

Penulis : Sukiyah
Editor : Umi Fadilah
Publish : Frismi Zusyi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password