Polres Biak Numfor Libatkan 350 Personil Gabungan dan 5 Posko Operasi Ramadniya 2017

Tribratanews.polri.go.id, Papua Polres Biak – Sebanyak 350 personil akan dilibatkan dalam operasi gabungan Polri dan TNI serta instansi terkait dan juga akan disiapkan 5 posko utama dan 2 posko imbangan dalam Operasi Ramadniya 2017 di Kabupaten Biak Numfor.

Hal itu disampaikan oleh Wakapolres Biak Numfor Kompol I Nyoman Sujana S.Sos kepada wartawan usai pelaksanaan apel gabungan operasi Ramadniya Matoa 2017 di Lapangan Mako Brimob Biak, Senin (19/6) sore tadi.

Mewakili Kapolres Biak Numfor AKBP H. Hadi Wahyudi SIK, Wakapolres menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut akan dilibatkan personil gabungan dari Polres Biak Numfor, Personil Kompi Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, Pelindo, Pelni, Angkasa Pura, SAR, Senkom dan RAPI Biak Numfor.

“Memang secara institusi tidak ada dana khusus untuk operasi ini, karena kita hanya melakukan Operasi Imbangan, tapi tetap kita buatkan rencana operasi dan pengamanan, yang meliputi sasaran orang, benda, tempat dan kegiatan, yang utama untuk di Biak seperti aktivitas di pusat perbelanjaan, pergerakan orang seperti di bandara dan pelabuhan dan begitu juga saat Takbiran dan Sholat Ied, itu yang jadi sasaran,” jelas Wakapolres Biak Numfor Kompol I Nyoman Sujana.

Dikatakan juga oleh Wakapolres bahwa rencananya ada lima posko yang akan disiapkan untuk menjadi fokus pengamanan yaitu di Bandara Frans Kaisefo Biak, Pelabuhan Laut Biak, Jalan Imsm Bonjol (depan Supermarket), perempatan lampu merah dolog dan pertigaan kampung baru Biak serta 2 posko imbangan di Polsek Biak Barat dan Polsek Biak Utara.

IMG20170619160840-816x612

Sementara Bupati Biak Numfor usai memimpin apel mengatakan akan meminta pihak Kepolisian dalam Operasi ini untuk juga melakukan razia minuman keras yang illegal. Bupati pun berjanji akan memberikan dukungan penuh seluruh pasukan yang terlibat agar jalannya operasi bisa berlangsung dengan aman dan nyaman bagi warganya.

Terkait dengan bertepatannya Hari Raya Idul Fitri dengan Hari Ibadah Umat Nasrani yakni di hari Minggu, Bupati menyampaikan akan berkoordinasi dengan pihak MUI untuk menunggu penetapan 1 Syawal 1438 H. Jika memang bertepatan tentu tetap kedua aktivitas itu harus berjalan, dan bisa saling bahu membahu dan membantu.
“Semua harus memberikan dukungan baik dari Gereja maupun dari pihak Masjid, kita harus sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan ini,” pungkas Bupati. (*)

Penulis : Ruslan
Editor : Umi Fadillah
Publish : Ruslan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password