Silaturahmi Gabungan LSM Gorontalo dengan Kapolda

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Kamis 8/6/2017 di ruang Rupatama Polda Gorontalo pukul 10.30 wita berlangsung tatap muka Gabungan LSM Gorontalo dengan Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail M.H.

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Kapolda didampingi oleh Dir Intelkam, Dir Bimmas, Kabid Humas dan Kasubdit 3 Dit Intelkam Polda Gorontalo.

Adapun gabungan LSM yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah LSM Hijau, LSM Reaksi, LSM Pilar Bangsa, FKPPI, KNPI serta Jamaah Tabligh dan Majelis Taklim Darussalam Boalemo.

Maksud dan tujuan kedatangan Gabungan LSM ke Polda Gorontalo adalah untuk bersilaturahmi dengan Kapolda berserta jajarannya.

Selanjutnya pimpinan rombongan Achmad Yessa Dimyati (LSM Hijau) menyatakan rasa keprihatinannya atas kondisi bangsa yang semakin mengkawatirkan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan dengan adanya paham yang tidak berideologikan Pancasila dan ingin menggantikan dengan paham khilafah.

“Kami gabungan LSM Gorontalo merasa prihatin dengan situasi dan kondisi bangsa Indonesia saat ini yang seolah terpecah belah akibat adanya paham yang bertentangan dengan ideologi pancasila,”jelas Achmad.

“Kami akan mendukung pemerintah dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, “tambah Achmad.

Achmad juga menambahkan bahwa semangat Islam dalam berjihad memang luas, namun apabila ini disalah gunakan bisa menimbulkan konflik yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa dan semestinya harus meniru wali songo dimana bisa berdakwah dengan santun dan melalui pendekatan kepada masyarakat pada saat itu dan bisa menjadikan agama islam berkembang pesat hingga saat sekarang ini, tambah Achmad.

Pada kesempatan tersebut Gabungan LSM menyatakan kebulatan tekad secara tertulis dihadapan Kapolda yang intinya menyatakan kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945 dan menjunjung tinggi kebhinnekaan sebagai kekayaan bangsa Indonesia, mendukung aparat pemerintah dalam hal ini Polri untuk menindak setiap kelompok/ perorangan yang anti pancasila dan bersikap intoleransi serta menimbulkan keresahan di masyarakat, selanjutnya mendukung sikap pemerintah yang akan membubarkan Hizbut Tahir Indonesia ( HTI) yang mengusung paham khilafah islamiyah yang bertentangan dengan ideologi pancasila dan membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa serta menghimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo untuk tidak terpengaruh oleh paham-paham radikal, antipancasila dan intoleransi.

Menanggapi pernyataan sikap tersebut Kapolda memberikan arahan antara lain Negara kita adalah NKRI dimana ada berbagai agama ada disana yang harus hidup rukun saling menghormati antara satu dengan yang lainnya, 4 pilar kebangsaan haruslah dijaga demi keutuhan berbangsa dan bernegara.

“Jaga persatuan dan kesatuan jangan mudah dipecah belah oleh kelompok-kelompok tertentu, pedomani 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945 yang dibingkai dalam NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,”terang Kapolda.

 “4 pilar harus tertanam oleh seluruh warga bangsa Indonesia. kita hidup dalam kebhinnekaan, Indonesia merdeka hasil perjuangan masyarakat Indonesia dari berbagai macam suku bangsa budaya dan agama sehingga kita harus jaga itu, jangan memaksakan pemahaman/keyakinan kepada orang lain.

Kita saat ini dalam kondisi kamtibmas yang ekonomi baik, jangan sampai hal tersebut berubah menjadi situasi konflik akibat perpecahan, ajak Kapolda.

Sementara itu Dir Intel Kombes Pol Drs Jamal Ahmad Yani merespon baik atas pernyataan sikap dari Gabungan LSM yang tetap setia kepada Pancasila.

“Saya sangat apresiasi atas pernyataan Sikap dari Gabungan LSM Gorontalo yang tadi hadir dan bersilaturohmi dengan Kapolda yang menyatakan tetap Setia kepada Pancasila,” ujar Jamal.

Jamal juga menghimbau kepada para LSM untuk bisa memberikan informasi apabila ada hal- hal yang bisa berdampak terhadap situasi kamtibmas di Gorontalo.

Selanjutnya Kabid Humas Akbp Wahyu memberikan keterangan, “memang benar telah ada kegiatan pertemuan dari Gabungan LSM Gorontalo untuk bersilaturahmi dan menyatakan sikap untuk tetap setia kepada Pancasila dan mendukung POLRI untuk bertindak tegas kepada paham-paham radikal, anti pancasila dan intoleransi.

“Kapolda juga merespon baik atas pernyataan sikap mereka dan berpesan agar jaga persatuan dan kesatuan dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang ingin memecah belah bangsa”, jelas Wahyu.

Penulis         : Fandi

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Fandi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password