Kapolres Keerom Mengikuti Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

Tribratanews.polri.go.id.- Polres Keerom.- Kepala Kepolisian Resor Keerom AKBP Simon Sahureka mengikuti rapat forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) kabupaten keerom yang dilaksanakan di ruang kerja Bupati Kabupaten Keerom dalam rangka menyikapi perkembangan situasi di wilayah Kabupaten Keerom, Kamis/1/6/2017.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Keerom Drs.Celsius Watae MH. serta diikuti oleh, Sekda Kabupaten Keerom Drs.Belasius Waluyo Sejati .Sh.MH., Asisten I Sucahyo Agung, Ketua DPRD, Wakil ketua DPRD, Danyon 410/Alugoro Letkol Inf. Heri Amrullah, Wadan Satgas Pamtas Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kapten Inf. Arif Jibril Wsj, Wadan yonif mekanis 512/Quratara Yudha Mayor Inf.Endra, Kakesbangpol Kabupaten Keerom Minggu Banua dan Kepala kantor kementerian agama kabupaten Keerom Karel F. Mambay.

Kapolres Keerom yang mengikuti jalannya rapat hingga usai saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa rapat Forkopimda ini digelar berkaitan dengan perkembangan situasi wilayah Kabupaten Keerom terkhususnya keberadaan salah satu pondok pesantren Ihya As-Sunah pimpinan Jafar Umar Talib yang sedang dalam proses pembangunan.

jpu keerroommm

“Menurut Kesbangpol status tanah tempat pembangunan Ponpes pimpinan Jafar Umar Talib di Arso 14 Distrik Skanto Kabupaten Keerom sampai sekarang belum jelas asal-usul dan legalitasnya dari pemerintah Kabupaten Keerom”.

“Sampai saat ini menurut Kesbangpol Kabupaten Keerom, pihaknya belum menerima permohonan izin dari Jafar Umar Talib (JUT) untuk melakukan kegiatan di wilayah Kabupaten Keerom,” sambungnya.

“Kami juga telah melaksanakan koordinasi beberapa waktu lalu dengan berbagai elemen masyarakat seperti MUI, FKUB, Adat tentang keberadaan ponpes tersebut dan telah diambil kesepakatan bahwa seluruh elemen masyarakat menolak keberadaan JUT dan ponpesnya di Kabupaten Keerom dikarenakan terkait perijinan pendirian Ponpes sampai dengan saat ini belum ada permohonan secara resmi dari JUT ke Kantor Kementrian agama Kab.Keerom, MUI dan Pemerintah Kabupaten Keerom” ungkap AKBP Simon.

Kapolres juga menambahkan bahwa, “Bupati memerintahkan langsung dalam rapat ini kepada dinas terkait untuk sesegera dilakukan pengumpulan alat bukti secepatnya tentang keberadaan JUT dan ponpes yang sedang dibangun kemudian dibuatkan tulisan agar dapat segera saya laporkan kepada bapak gubernur Provinsi Papua dalam Rakerda tingkat provinsi Papua yang rencana akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Juni 2017 di Jayapura”.

Penulis : Parlan/Vickhy Merani
Editor : Umi Fadilah
Publish : Vickhy Merani

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password