Polres Jembrana Menangkap Pengedar Uang Palsu Dengan Barang Bukti “Puluhan Juta Rupiah”

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali – Polres Jembrana – Pada hari selasa, tanggal 23 Mei 2017 pukul 10.30 wita bertempat di Mapolres Jembrana telah dilaksanakan Rilis Kasus Uang Palsu yang di pimpin langsung Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai, S.I.K.

Berawal dari informasi masyarakat bahwa di daerah Tegalbadeng ada orang melakukan kegiatan penggandaan uang. Berdasarkan informasi tersebut, kemudian anggota Buser Polres Jembrana yang melakukan penyelidikan berhasil melakukan penangkapan terhadap Bambang pada hari sabtu tanggal 13 Mei 2017 sekira pukul 01.00 wita bertempat di Dusun Airanakan,  Desa Banyubiru,  Kecamatan Negara,  Kabupaten Jembrana,  dan di Tempat/kamar kosnya yang beralamat di Dusun Munduk Bayur,  Desa Tuwed,  Kecamatan Melaya,  Kabupaten Jembrana,  pihak Kepolisian juga berhasil mengamankan uang palsu lainnya beserta uang palsu tahun emisi 2014, bergambar Ir. SOEKARNO & HATTA yang diantaranya memiliki nomor seri sama, selanjutnya dilakukan penyelidikan terhadap pelaku.

Dari hasil intograsi terhadap Bambang, dia mengakui bahwa 387 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 100.000 seratus ribu rupiah tahun emisi 2014,  bergambar lr SOEKARNO&  HATTA maupun yang ditemukan di kamar Kosnya tersebut merupakan uang miliknya yang sebelumnya dibuatnya sendiri dengan mengcopy beberapa uang rupiah asli di daerah Banyuwangi,  dimana uang dimaksud diserahkan kepada ZAKI dalam melakukan peminjaman uang dari JIN (penggandaan uang)

Barang Bukti yang berhasil disita :

– 399 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 100.000 seratus 3 Barang Bukti ribu rupiah)  tahun emisi 2014,  bergambar lr.  SoEKARNO &  HATTA,  masing-masing nomor seri Lco736548 sebanyak 159 lembar,  UCQ972955 sebanyak 75 lembar,  PBZ586931 sebanyak 162 lembar dan QBD o98531 sebanyak 3 lembar

-17 lembar kertas HVS yang masing-masing tertera mata uang rupiah pecahan Rp 100.000 dengan nomor seri Uco972955 PBZ586931,  dan QBD 098531

-6 lembar lembar Hvs yang masing-masing tertera mata uang seri Lco736548 rupiah pecahan Rp 100.000 dengan nomor UCQ97 2955,  PBZ586931 dan QBD 098531

– 49 lembar kertas HVS yang masing-masing tertera mata uang rupiah pecahan Rp 100.000 dengan nomor seri ucQ972955 dan QBD 098531

-2 lembar kertas Hvs tertera mata uang rupiah pecahan Rp 20.000 dengan tanpa nomor seri(hanya sebelah bidang)

– 1 lembar Hvs tertera mata uang rupiah pecahan Rp 20.000 dengan nomor seri RGH569276 dan NFG7S8720 serta pecahan Rp 10.000 dengan nomor seri TK0234743

– 1 lembar Hvs tertera mata uang rupiah pecahan Rp 20.000 dan pecahan Rp 10.000 dengan masing-masing tanpa nomor seri(hanya sebelah bidang)

– 1 lembar Hvs tertera mata uang rupiah pecahan Rp 100.000 tanpa nomor seri(copy tanpa bolak balik)

– 1 lembar Hvs tertera mata uang rupiah pecahan Rp 100.000 dengan nomor seri Lco736548

– 1 lembar Hvs tertera mata uang rupiah pecahan Rp 2.000 tanpa nomor seri(hanya sebelah bidang),  – 1(satu)  buah kardus bekas minuman merk Vega 48x220ml

Kasat Reskrim Polres Jembrana saat dikonfirmasi menyampaikan ”  saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Jembrana untuk pengembangan lebih lanjut, karena tidak menutup kemungkinan dia memiliki komplotan dalam beraksi. Tersangka juga terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak sepuluh miliar rupiah ” ungkapnya kepada humas Polres Jembrana.

Penulis : Putu Yudha
Editor : Umi Fadillah
Publish : Putu Yudha

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password