Kapolres Pelalawan Paparkan Ungkap Kasus Sepanjang 2016

img_5906_1

Polres Pelalawan – Sabtu, (31/12/16) sekira pkl. 20.15 Wib dilaksanakan PRESS RELEASE Anev 1 Tahun Polres Pelalawan. Kegiatan anev dipimpin langsung oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo. Sik dan didampingi oleh Wakapolres Pelalawan, Kompol Bayu Wicaksono, SH, Sik, M. Si, Kabag Ops, Kompol Edi Munawar, SH serta dihadiri oleh Para Insan Pers dari berbagai media Cetak Kab. Pelalawan.

img-20170101-wa0526

Dalam paparan Kapolres pelalawan “sebanyak 92 kasus narkoba ditangani selama setahun. Untuk jenisnya Sabu-sabu, Ganja, Ekstasi (Inek) dan Methilon,” kata Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo saat memaparkan kasus kejahatan akhir tahun 2016.

Kapolres menyebutkan, jumlah tindak pidana narkoba yang terungkap sebanyak 92 perkara dengan jumlah penyelesaian sebanyak 81 kasus.

“Untuk tersangkanya, sebanyak 107 orang. Dari 92 kasus yang ditangani ini, sudah ada beberapa yang telah selesai dan masih dalam penanganan,” jelasnya, Sedangkan para pelaku, lanjut Kapolres, yang kasusnya sudah final dan terbukti di pengadilan telah ditahan “Rata-rata yang tertangkap terindikasi sebagai bandar” jelas Kapolres Pelalawan Ari Wibowo.

img-20170101-wa0522

Untuk kasus curanmor kita akan tetap melakukan upaya-upaya tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan seperti pencurian motor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dan pemberatan (Curat).

“Kita tetap melakukan upaya-upaya penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan seperti Curanmor, Curas dan Curat,” terang Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo saat memaparkan kasus kejahatan akhir tahun 2016 di Mapolres Pelalawan, Sabtu (31/12/2016) malam.

Disebutkannya, untuk kriminalitas kasus kejahatan konvensional seperti Curanmor sebanyak 28 tindak pidana dengan penyelesaian 22 kasus.

“Curas sebanyak 11 tindak pidana dengan penyelesaian 5 kasus. Dan Curat sebanyak 61 tindak pidana dengan jumlah penyelesaian 44 kasus,” sedangkan untuk kasus Korupsi Unit Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan telah melakukan penyidikan 7 laporan polisi (LP) dugaan korupsi yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Lima laporan polisi, hasil penyidikannya sudah lengkap (P-21) dan sudah dilakukan pelimpahan perkara (Tahap II),” lebih lanjut Kapolres menyebutkan, sedangkan 2 laporan polisi lainnya masih dalam tahap penyidikan Unit Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan.

“Sudah 6 orang ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani ini,” jelasnya.

Menurut Kapolres, kasus korupsi yang telah ditangani tercatat jumlah kerugian negara Rp 1.005.950.000 ( satu miliar lima juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah). (Humas pllwn / madi)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password