Wakapolda Papua: E – Tilang Merupakan Upaya Peningkatan Kualitas Penegakan Hukum di Bidang Lalu Lintas

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Jayapura –  Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs Agus Rianto bersama Tim Korlantas Polri, Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung dan yang mewakili Ketua BRI pusat Menghadiri Sosialisasi Perma No. 12 Tahun 2016 dan Implementasi E – tilang di Favehotel Jayapura, Kamis (27/4/2017).

Turut hadir dlm kegiatan tersebut Pejabat utama Polda Papua, Kasat Lantas Jajaran Polda Papua, Kejaksaan Agung, Pengadilan Negeri dan perwakilan dari BRI pusat dan BRI Kanwil Papua.

Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs Agus Rianto dalam arahannya menyampaikan, Polri sebagai penggerak revolusi mental diharapkan dapat menginspirasi, bermanfaat, baik dan benar sehingga dapat mendorong orang berbuat baik.

“Salah satu pilar dari institusi Polri adalah Polisi Lalu Lintas (Polantas) sebagai bagian dari organisasi polri. Poantas juga mempunyai kewajiban untuk mengimplementasikan Grand Strategi Polri dan program prioritas Kapolri Promoter guna mewujudkan citra positif Polantas sebagai etalase Polri,” kata Wakpolda.

Lanjut Wakapolda, dalam rangka menindaklanjuti program Promotor Kapolri dan inisiatif anti korupsi serta instruksi presiden dalam reformasi bidang hukum, Polantas senantiasa melakukan berbagai inovasi dan terobosan kreatif untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sehingga mampu menunjukkan keunggulan baik dari segi kepemimpinan.

“E – tilang merupakan upaya peningkatan kualitas penegakan hukum di bidang lalu lintas. Para pelanggar dapat mengambil pilihan untuk langsung membayar denda pelanggarannya ke bank tanpa harus hadir sendiri untuk sidang ke pengadilan,” jelas Brigjen Pol Agus Rianto.

Wakapolda Papua E - Tilang Merupakan Upaya Peningkatan Kualitas Penegakan Hukum di Bidang Lalu Lintas

Wakapolda menjelaskan, E – tilang yaitu petugas melakukan penindakan dengan memasukan data tilang ke aplikasi kemudian pelanggar mendapatkan notifikasi nomer pembayaran tilang yang bisa dibayarkan jejaringan perbankan dan pelanggar tidak perlu hadir di sidang karena bisa diwakilkan kepada petugas.

“Di pengadilan hakim memutuskan jumlah denda tilang sesuai dengan tabel tilang yang sudah disepakati kemudian kejaksaan melakukan eksekusi putusan itu. Dari hasil tersebut pelanggar mendapatkan hasil putusan hakim dan dapat mengambil sisa dana titipan denda tilang atau bisa di transfer ke rekening yang bersangkutan,” kata Kapolda.

Menutup sambutannya Wakapolda menuturkan, untuk menjalankan tugas fungsi kepolisian kedepannya Polantas harus semakin baik melalui inisiatif sebgai Penggerak Revolusi Mental terutama untuk hal ihkwal yang berkaitan dengan fungsi lalulintas, keteladanan dalam leadership yang tranformatif dan mampu memerdayakan, menginspirasi, memberikan solusi bagi terwujudnya Polantas yang unggul.

“Inilah kepemimpinan yang mampu memperbaiki kekurangan masa lalu, siap untuk menghadapi tuntutan, tantangan, harapan bahkan ancaman di masa kini dan mampu menyiapkan masa depan yang lebih baik,” tutup Brigjen Pol Agus Rianto.

Penulis      : Efer Lamba
Editor        : Umi Fadilah
Publisher  : Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password