Polresta Surakarta Sukses Mengamankan Tingalan Jumenengan SISKS PB XIII di Kraton Solo

Tribratanews.polri.go.id.Polresta Surakarta – Polresta Surakarta dengan di back up oleh Polda Jawa Tengah telah suskses mengamankan jalannya prosesi adat tertinggi Kraton Kasunanan Solo. Setelah hampir 1 minggu selama 1 x 24 jam Polresta Surakarta mengamankan rangkaian persiapan proses Tingalan Jumenengan maka hari ini Sabtu ( 22/4/2017 ) pukul 10.00 wib adalah puncaknya acara yaitu Tingalan Jumenengan SISKS PB XIII ke 13 Tahun.

Acara pengamanan hari ini di mulai dengan apel siaga di alun-alun kidul pukul 07.00 wib di pimpin langsung Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo dengan melibatkan sekitar 925 personil.

IMG-20170422-WA0045

Apel Persiapan Pengamanan

Arahan Kapolresta dalam.apel pengamanan ini :
– Hari ini adalah hari puncak Hari Hajatan. Maka hari ini harus All out dalam pelaksanaan pengamanan. Kemarin pengamanan sebelum Jumenengan berjalan dengan aman dan lancar.
– Mari sejarah ini kita isi dengan baik dan pada hari ini kita akan mengamankan Jumenengan di Kraton.
– Bagi yang belum pernah mengamankan Kraton maka para Perwira harus memahami betul aturan Kraton karena Kraton ada tempat yang sangat Sakral. Seperti ndalem agung yang tidak boleh memakai sepatu ketika memasukinya.
– Pada hari ini kami tidak ingin ada batu satu pun yang melayang.
– Kita akan mengamankan dari jajaran Menteri Kabinet RI akan dipimpin oleh Mendagri dan ini adalah tamu VVIP.
– Mari kita bergerak bersama dalam mengamankan kegiatan ini dan saya Polresta Surakarta mengucapkan bantuan pengamanan dari luar Surakarta dan Semua anggota yang mengamankan Kegiatan ini.

Selanjutnya setelah apel semua memasuki area Kraton sesuai tugas dan wewenang masing-masing.

Setelah pukul.10.00 Wib puncak acara Tingalan Jumenengan ditandai dengan SISKS PB XIII keluar dari Ndalem Probosuyuso menuju Sasono Sewoko, yang kemudian para sentono abdindalem ngaturaken pisowanan/penghormatan.

IMG-20170422-WA0039

Tari Bedoyo Ketawang Syarat Utama Upacara Jumenengan

Nampak hadir dalam acara Ini Tim Panca Narendra, Lembaga Adat KGPH Puger, Jenderal TNI (Purn) Soebagyo HS ( Wantim Pres), Tjahyo Kumolo (Mendagri), Ir. H. Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng), Irjend Pol Condro Kirono (Kapolda Jateng) beserta Ibu, Mayjen TNI Tatang Sulaiman (Pandam IV/Dip) beserta ibu, Kolonel Inf Ari Y (Asintel Dam IV/Dip), Kolonel Inf Maruli Simanjuntak, SIP (Danrem 074/Wrt), AKBP Ribut Hari Wibowo, AKBP Andy Rifa’i, Letkol Inf Chrisbiyanto Arimurti (Kasrem 074/Wrt), FX. Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta), Dr. Achmad Purnomo, Apt (Wakil Walikota Surakarta), Yati Pesek dan Kirun (Budayawan/Pelawak).
Para tamu undangan dari beberapa Kerajaan Nusantara, Muspida dan Muspika Kota Surakarta, serta sekitar 1500 abdi ndalem Keraton Surakarta.

Menteri Dalam Negeri Bapak Cahyo Kumolo memberikan sambutan dalam acara Jumenengan Dalem SISKS Pakoe Boewono XIII di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sbb :
1) Atas Nama Pemerintah Republik Indonesia, kami sebagai Pembawa Amanah Bapak Ir. H. Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia) menghaturkan Sugeng “Ingkang Sinuhun Kanjeng Susunanan Paku Buwono XIII ” yang diadakan hari ini untuk memperingati Jumenengan Dalem SlSKS Pakoe Boewono XIII di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, semoga dibawah Kepemimpinan lngkang Sinuhun Kanjeng Susunanan (SISKS) Pakoe Boewono XIII yang didampingi Maha Menteri Kanjeng Gusti (KG) Panembahan Agung Tedjowulan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dapat menjalankan tugas-tugas nya dalam melestarikan budaya bangsa. Melestarikan adat istiadat budi pekerti luhur Keraton merupakan Filosofi dan Seni Etika seperti Kegiatan Tarian Karawitan dan Ketrampilan Keraton lainnya.
2) Saya sampaikan pula bahwa di Pundak Ingkang Sinuwun Kanjeng Susunan ISKS Pakoe Boewuno XIII dan Maha Menteri Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan mendapat tugas tugas sebagaimana tertuang dalam Amanat UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 1988 tentang Status dan Pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta dan Melaksanakan Nota Kesepahaman Tanggal 22 Mei 2012 tentang Pelestarian Keraton Kasunanan Surakarta sebagai Peninggalan Budaya Bangsa dan umat manusia.
3) Jumenengan Tanggal 22 April 2017 ini adalah sebagai Momentum Kebangkitan Seni Budaya khususnya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai barometer perkembangan seni budaya di Indonesia yang dapat menggambarkan budaya itu dengan sebaik-baiknya. Diharapkan pula seni budaya di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dapat menjadi Industri Pariwisata dalam negeri maupun luar negeri . Intuk itu saya mengingatkan kepada semuanya agar menjaga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai :
a) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan cagar budaya, peninggalan budaya bangsa yang perlu dipelihara dalam rangka melestarikan kebudayaan nasional dan kepariwisataan.
b) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan Warisan budaya, Keraton Surakarta adalah warisan umat manusia yang memurnikan kepribadian bangsa serta dapat menjunjung harkat dan martabat bangsa Indonesia di Kancah lntemasional.
c) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan dan agama.
4) Perlu Saya sampaikan dan ingatkan kepada Pemangku Kepentingan Pelestarian Seni Budaya bahwa hal ini sudah diamanahkan oleh UU Nomor 23 Tahun 2014 (Tentang Pemerintahan Daerah), dimana seni budaya sudah menjadi urusan wajib bagi Pemerintah Daerah dan untuk melaksanakannya tentu saja perlu partsipasi masyarakat, khususnya dalam hal ini pihak keluarga Keraton Surakarta.
5) Kerjasama dan partisipasi antara Pemkot Surakarta dan seluruh Keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat perlu secara aktif merumuskan program-program pelestarian seni budaya, sehingga tujuan yang diamanatkan aleh Paraluran Perundang undangan dapat diwujudkan secara maksimal.
6) Sebelum menutup sambutan ini, Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Jumenengan ini. khususnya kepada Walikola Solo, Forkopimda Kola Solo, Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah dan Bapak Subagyo HS. (Dewan Pertimbangan Presiden) yang telah melaksanakan kewajiban secara maksimal sesuai peraturan perundang undangan sehingga terlaksana acara jumenungan ini dengan sukses. Demikian sambutan ini saya sampaikan, sekali lagi saya haturkan selamat dan sukses untuk keraton Surakarta. dilanjutkan penyerahan surat perintah dari Presiden R.I kepada Sinuhun PB XIII.

Sekitar pukul 12.00 Wib Kegiatan tingalan jumenengan selesai Sinuhun PB XIII meninggalkan dampar kencono dan masuk ke Ndalem Probosuyoso. Dan semua tamu undangan beserta abdi dalem meninggalkan Sasono Sewoko dan kembali ke tempat masing-masing.

Pekerjaan Polri belum selesai karena harus menhawal para tamu baik VVIP maipun para Raja dan tamu undangan lainya. Sementara anggota yang terploting pengamanan statis di Kraton yang berjumlah 200 orang masih berjaga 1×24 Pasca Jumenengan.

Penulis : Miun Kliwon
Editor   : Umi Fadillah
Publish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password