Kapolda Sulsel Secara Resmi Membuka Rakernis Bidang Propam di SPN Batua Makassar

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono secara resmi membuka Rakernis Bidang Propam Polda Sulsel TA. 2017 di Auditorium Paramartha SPN Batua Makassar, Rabu (19/04/17).

Acara Rakernis mengusung tema “Mewujudkan Postur Propam Yang Promoter Sebagai Garda Terdepan Penjaga Citra Polri dan Benteng Terakhir Pencari Keadilan”. Hadir pada kegiatan tersebut Dan Pom Dam, Dan Pom Al dan Dan Pom Koops Au, yang sekaligus memberikan materi terkait tugas Provost.

Dalam sambutannya Kapolda Sulsel mengungkapkan bahwa menjadi anggota Propam merupakan tugas yang mulia sebab ia harus membina anggota Polri yang terlilit masalah.

“Tugas Propam adalah tugas mulia, lebih dari seorang penyidik, karena harus mendidik dan membina anggota Polri yang menyimpang,” ujar Kapolda.

Lebih lanjut Muktiono mengungkapkan agar anggota dapat meningkatkan kemampuan, keterampilan, profesionalisme, dan soliditas kesatuan.

Tentunya semua itu harus dibingkai dalam pelaksanaan tugas baik dibidang operasional, pembinaan maupun pemberdayaan potensi masyarakat dalam rangka mendukung setiap kebijakan pimpinan Polri.

Outputnya nanti akan menciptakan pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat.

Tugas Propam Polri secara umum adalah membina dan menyelenggarakan fungsi pertanggungjawaban profesi dan pengamanan internal termasuk penegakan disiplin dan ketertiban dilingkungan Polri dan pelayanan pengaduan masyarakat tentang adanya penyimpangan tindakan anggota/pns POLRI.

Propam Polri dalam pelaksanaan tugasnya mempunyai kewajiban melaksanakan/menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai berikut :

  1. A. Pembinaan fungsi Propam bagi seluruh jajaran Polri, meliputi :
  2. Perumusan/pengembangan sistem dan metode termasuk petunjuk-petunjuk pelaksanaan fungsi Propam.
  3. Pemantauan dan supervisi staf termasuk pemberian arahan guna menjamin terlaksananya fungsi Propam.
  4. Pemberian dukungan (back-up) dalam bentuk baik bimbingan teknis maupun bantuan kekuatan dalam pelaksanaan fungsi Propam.
  5. Perencanaan kebutuhan personel dan anggaran termasuk pengajuan saran/pertimbangan penempatan/pembinaan karier personel pengemban fungsi Propam.
  6. Pengumpulan, pengolahan dan penyajian serta statistik yang berkenaan dengan sumber daya maupun hasil pelaksanaan tugas satuan-satuan organisasi Propam.
  7. Penyelenggaraan fungsi pelayanan berkenaan dengan pengaduan/laporan masyarakat tentang sikap dan perilaku anggota/pns Polri, termasuk pemusatan data secara nasional dan pemantauan/pengendalian terhadap penanganan pengaduan/laporan masyarakat oleh seluruh jajaran Polri.
  8. Pelaksanaan registrasi penelitian terhadap proses penanganan kasus dan menyiapkan proses/ keputusan rehabilitasi bagi anggota/pns Polri yang tidak terbukti melakukan pelanggaran,atau pengampunan/pengurangan hukuman(disiplin/administrasi) serta memantau, membantu proses pelaksanaan hukuman dan menyiapkan keputusan pengakhiran hukuman bagi personel yang sedang/telah melaksanakan hukuman(terpidana).
  9. C. Pembinaan dan penyelenggaraan fungsi pertanggung jawaban profesi yang meliputi perumusan/pengembangan standar dan kode etik profesi, penilaian/akreditasi penerapan standar profesi, serta pembinaan dan penegakan etika profesi termasuk audit investigasi.
  10. D. Pembinaan dan penyelenggaraan fungsi pengamanan internal, yang meliputi : pengamanan personel, materil, kegiatan dan bahan keterangan, termasuk penyelidikan terhadap kasus pelanggaran/dugaan pelanggaran/penyimpangan dalam pelaksanaan tugas Polri pada tingkat pusat dalam batas kewenangan yang ditetapkan.
  11. E. Pembinaan dan penyelenggaraan fungsi provost yang meliputi pembinaan/pemeliharaan disiplin/tata tertib, serta penegakan hukum dan penyelesaian perkara pelanggaran disiplin pada tingkat pusat dalam batas kewenangan yang ditetapkan.

Penulis : Abd Rahman

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password