Redam Isu Hoax, Humas Polda Gorontalo Beri Materi di SDN 55 Kota

Tribratanews.polri.go.idPolda Gorontalo, Meski isu pencurian anak berhasil diredam, jajaran Humas Polda Gorontalo terus melakukan sosialisasi terkait isu yang tidak jelas itu (Hoax.red). Hal ini seperti terlihat dari aktivitas Humas Polda Gorontalo di SD Negeri 55 Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo Kamis (06/04) kemarin pukul 11.00 Wita.

Menurut Pejabat Sementara (Ps) Kaur Mitra Bripka Irham Isa, berbagai upaya terus dilakukan Polda Gorontalo dalam hal ini Humas Polda Gorontalo. Untuk menyampaikan bahaya isu-isu yang tidak jelas, berkembang di lingkungan sekolah. Dan tujuan penyuluhan yang dilakukan pihaknya tesebut, membekali pemahaman siswa, supaya tidak mudah percaya dengan isu bekembang yang tidak jelas. “Adik-adik jangan mudah percaya dengan isu yang tersebut. Dan jika untuk mencari tahu isu tersebut, harus diketahui kebenarnnya. Isu yang tidak jelas itu, seperti kabar pencurian anak,” ujar Irham.

Ia juga sampaikan, dasar Polda Gorontalo mengatakan isu penculikan anak itu tidak benar, karena sampai dengan saat ini Polda Gorontalo belum pernah menerima laporan tentang anak hilang. Meski demikian, Polda Gorontalo bukannya membiarkannya, tapi melakukan upaya untuk mengantisipasi pencegahan hal tersebut.

Senada ditambahkan Novi Paputungan, Duta Polda Gorontalo juga menyampaikan materi tentang berita hoax. “Pelajar jangan mudah percaya dengan isu penculikan anak yang tidak jelas asal usulnya. Karena dampak dari hal itu, bukan hanya dapat mempengaruhi proses belajar pelajar di kelas. Tapi berpengaruh pada mental pisikologi siswa. Termasuk jangan percaya pada orang tidak dikenal, jangan mengonsumsi makanan yang berbahaya dan belajar dengan giat,” terang Novi.

Sementara itu Kepala SD Negeri 55 Drs Adi Laiya S.Pd mengucapkan, terima kasih pada jajaran Humas Polda Gorontalo yang telah melakukan penyuluhan di SDN 55. Ia berharap, penyuluhan tersebut dapat memberikan dampak baik terhadap anak didiknya. “Kegiatan ini sangat baik, sehingga kami sebagai pihak sekolah mendukung program tersebut. Apalagi tema yang diangkat tentang bahaya isu pencurian anak yang tidak jelas,” tutur Adi Laiya.

index

Penulis         : Irham

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Hardiyanti

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password