Karhutla di Kalsel : Kumpulkan Stake Holder, Kapolres Batola Adakan Tatap Muka

Tribratanews.polri.go.id, Polres Barito Kuala – Prediksi dari BMKG bahwa wilayah Kalsel pada tahun 2017 akan mengalami kemarau yang cukup panjang sehingga sangat berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengakibatkan bencana kabut asap yang dapat mengganggu sendi – sendi kehidupan masyarakat di sektor transportasi darat, laut dan udara serta juga mengganggu kesehatan masyarakat. Bahkan bencana kabut asap ini merambah hingga ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, merekapun merasa terganggu dengan adanya bencana ini.

Langkah Pemerintah Pusat atas kejadian tersebut, Presiden Jokowi pada bulan Januari lalu memanggil beberapa Kepala Daerah beserta unsur Muspida yang di daerahnya merupakan daerah rawan Karhutla untuk membahas masalah terkait Karhutla di Istana Negara termasuk Bupati dan Kapolres Barto Kuala serta Dandim 1005 Marabahan.

Menindaklanjuti upaya penanggulangan bencana asap akibat Karhutla tersebut, Kapolres Barito Kuala mengambil langkah dengan mengadakan acara “Tatap Muka Kapolres Barito Kuala Dengan Stake Holder Terkait Dalam Rangka Antisipasi Cegah Karhutla Tahun 2017” di RM Pawon Telogo Jln. Trans Kalimantan Kec. Alalak Kab. Barito Kuala Kamis (30/03/2017) pukul 11.00 wita. Hadir dalam acara tersebut Kapolres Barito Kuala, Kabagops, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Kasat Binmas, Kapolsek Berangas, Kapolsek Anjir Pasar, Kapolsek Mandastana, Kapolsek Jejangkit, Camat Alalak, Lurah Handil Bhakti, Wakil Ketua REI Kalsel, Ketua Apersi Kalsel, Pimpinan Pengembang (Developer), Ketua Asosiasi BPK Alalak, Anggota BPK, Awak Media serta tamu undangan lainnya.

Acara diawali sambutan Kapolsek Berangas dilanjutkan sambutan Kapolres sekaligus Paparan Kapolres Barito Kuala AKBP Syahril Saharda S.I.K., M.Si. Dalam Paparannya ,Kapolres memaparkan langkah – langkah dalam antisipasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Barito Kuala tahun 2017 antara lain giat preemtif seperti pembentukan Komunitas “Masyarakat Peduli Api” oleh Kapolsek Jajaran pada setiap Kecamatan, pembuatan Sekat Kanal / Embung dan Menara Pantau Api, penyediaan sarana dan prasarana seperti Penyemprot Solo, Gepyok Pemadam Api, Ranmor R3 & R4 Modifikasi, serta inovasi Kapolres untuk pengadaan R3 Tosa Modifikasi dan Drone.

IMG-20170330-WA0034-800x533

Dari sekian sarana dan prasarana menurut Kapolres paling tepat dengan kondisi alam di wilayah Barito Kuala adalah Ranmor Roda 3 Tosa Modifikasi yang bisa menampung air hingga 1000 liter dan dapat menembus jalan sempit. Demikian juga dengan pemanfaatan tekhnologi DRONE yang cara kerjanya sangat efektif dengan daya jelajah yang cukup luas. Kapolres menyarankan kepada para Pimpinan Developer untuk menyediakan Ranmor Roda 3 Tosa Modifikasi dan unit Drone sehingga Developer yang mempunyai lahan masih kosong akan lebih mudah mengontrol lahannya, karena sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2011 disebutkan bahwa setiap pelaku usaha wajib mencegah terjadinya karhutla di lokasi usahanya serta wajib memiliki sarana dan prasarana untuk mencegah karhutla di lokasi usahanya.

Disinggung masalah penegakkan hukum, Kapolres menyatakan “Tindakan hukum harus tegas, tidak ada toleransi dalam kasus Karhutla” tegas Kapolres.

Disela – sela acara tersebut juga diserahkan hibah sebidang tanah dengan luas kurang lebih 1200 M dari PT. Purnama Pesona untuk pembangunan Polsek Berangas yang lokasi tanahnya terletak di Komplek Grand Punama II Desa Tatah Mesjid Kec. Alalak Kab. Barito Kuala, diserahkan langsung oleh Bpk H. Puriyono (Direktur PT. Purnama Pesona ) kepada Kapolres Barito Kuala AKBP Syahril Saharda, S.I.K., M.Si.

Penulis : Sayid

Editor.  : Umi Fadillah

Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password