Pelarian Pelaku Pencurian Beras Sebanyak 2,7 Ton Berakhir di Jeruji

Tribratanews.polri.go.id – Takalar Sulsel, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Takalar berhasil mengungkap kasus pencurian beras sebanyak 2,7 Ton (54 karung), Rabu (22/3/17).

Kelima puluh empat karung beras tersebut ditemukan di toko Farid Jaya di Lingk. Kalampa, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar, sedang pelaku sudah tidak berada dilokasi.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil memperoleh informasi bahwa barang curian tersebut dijual di Makassar, sehingga petugas melakukan pengejaran ke Makassar.

Di Makassar petugas mendapatkan barang bukti lainnya di toko Hasim Makassar. Berdasarkan  rekaman CCTV diketahuilah identitas pelaku yang menjual beras curian tersebut.

Sekira pukul 21.00 Wita di Desa Jipang, Kec. Bontonompo Selatan, Kab. Gowa, aparat Satreskrim  Polres Takalar berhasil menangkap pelaku yang berinisial MN (32) tercatat sebagai warga Desa Jipang, Kec. Bontonompo Selatan, Kab. Gowa

Selanjutnya pelaku bersama barang bukti dibawa ke Polres Takalar untuk proses lebih lanjut.

Dalam melakukan pencurian, seorang melakukan pencurian bukan karena tidak ada faktor atau alasan untuk melakukan kelakuan tercela tu. Seorang pencuri dalam melakukan aksinya pun memiliki alas an kenapa dia harus mencuri. Alasan-alasan itu di antaranya adalah:

1. Adanya niat

Jika niat sudah kuat, apa pun bisa dilakukan, kesempatan bisa diciptakan karena memang sudah ada niat kuat untuk melakukan pencurian tersebut. Karena niat memiliki peran peting dalah melakukan tindakan tidak terkecuali dalam pencurian, jika miat sudah bulat maka rintangan apapun akan tetap dihadapi jika sudah datang waktu yang telah direncanakan.

2. Adanya kesempatan

Hal ini sesungguhnya kurang mendasar dalam hal alasan orang melakukan pencurian, namun hal ini bisa menjadi alsan kenapa oaring melakukan pencurian. Seseorang terkadang tiada niatan pada awalnya untuk mencuri, namun seiring adanya peluang atau kesempata maka niatan untuk mencuri dapat timbul seketika tanpa ada niatan yang terencana sebelumnya.

3. Faktor ekonomi

Hal ini merupakn alasan yang cukup mendasar kenapa orang melakukan pencurian, para pencuri melakukan pencurian biasanya dengan dalih untuk mencari penghasilan untuk menyambung hidup mereka.

4. Kurangnya iman

Pada dasarnya ini adalah alasan yang paling mendasar dari pencurian. Seorang pencuri tidak mungkin memiliki aqidah dan keimanan yang kuat kepada Allah sebagai zat yang mengatur kehidupan di dunia ini. Orang yang aqidah dan keimanan yang kuat sudah pasti ia tidak akan melakukan pencurian walaupun ada kesempatan dan ekonomi yang tidak stabil, bahkan niatan untuk mencuri pun tidak ada dalam benaknya.

Penulis : Taufik

Editor : Umi Fadhilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password