Dalam Waktu 16 Jam, Polisi Berhasil Tangkap Tersangka Pembunuhan di Bandar Lampung

Tribratanews.polri.go.id  – Polresta Bandar Lampung : Petugas unit reserse kriminal Polsek Panjang dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek, Kompol Sofingi berhasil mengungkap dan menangkap tersangka penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal yaitu RDB (24), di rumah sakit umum Abdul Moeloek, pada Selasa 21/3/17 sekitar pukul 13.00 wib.

Penangkapan tersebut tak luput berkat kerjasama antara Kepolisian dengan masyarakat. “informasi dari masyarakat bahwa tersangka melarikan diri dengan luka yang cukup parah. Dan itu menjadi dasar bagi kami untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka. Melalui penyelidikan dan penyisiran di setiap rumah sakit dan puskesmas yang ada di wilayah Bandar Lampung, akhirnya Petugas mengetahui keberadaan tersangka yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit umum Abdul Moeloek.” Terang Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono, S.Ik., M.Si. saat ekspose di mapolresta pada Jum`at 24/3.

Peristiwa tersebut terjadi di jl. Yos Sudarso kelurahan Pidada kecamatan Panjang, tepatnya di depan pintu keluar terminal peti kemas Pelabuhan panjang, pada Senin 20 Maret 2017 sekitar pukul 21.15 wib.

Lanjut Kapolresta, saat didampingi oleh Wakapolresta AKBP Bobby P Marpaung dan Kasat Reskrim Kompol Deden Heksaputra, S.Ik. menjelaskan, tersangka RDB tega menghabisi nyawa korban Hendra Kurniawan, berawal dari perselisihan di media sosial Facebook, yang dianggap korban telah menghina pacar tersangka.

Melalui Facebook, keduanya berjani bertemu di depan terminal peti kemas pelabuhan Panjang. Disini, perselisihan kembali terjadi. Tersangka memukulkan pipa besi ke kepala korban hingga korban mengalami luka dan banyak mengeluarkan darah. Serangan balikpun dilakukan oleh korban dengan menusukkan pisau ke paha kiri tersangka. kemudian tersangka mencabut pisau yang tertancap di pahanya, lalu di tusuk-tusukan ke bagian tubuh korban. Melihat korban sudah tak berdaya, tersangka langsung melarikan diri.

Korbanpun akhirnya meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit Urip Sumoharjo akibat kehabisan darah.

Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, tersangka RDB yang merupakan warga kelurahan Pidada kecamatan Panjang ini dipersangkakan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara. (*).

Penulis & Publish : Wahyudi
Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password