PENGAMANAN NATAL : Kapolres Tanjab Barat Pimpin Langsung Sterilisasi Gereja di Wilayahnya

img-20161225-wa0013

Tribratanews.polri.go.id – Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH memimpin langsung sterilisasi terhadap tempat-tempat ibadat umat Nasrani yang akan merayakan Natal di Kabupaten Tanjabbar pada Sabtu (24/12) sekitar pukul 15.30 Wib sd Selesai.

“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi ganguan keamanan yang mungkin saja terjadi selama proses peribadatan umat Nasrani pada Natal tahun ini, Kita tetap lakukan pengamanan dengan konsep 3 pilar yaitu mengedepankan pers Polri, TNI, serta Instansi Lain,” ujar Kapolres.

Standar Operasi yang disepakati adalah

Pertama, melakukan apel  kesiapan Pam Gereja dilokasi 1 jam sebelum mulai kegiatan dipimpin oleh Perwira atau Pers Senior di Lokasi dan membagi tugas kepada Pers dilokasi ( ada yg jaga Parkir, Pam Terbuka, Pam Tertutup , petugas Sterilisasi, dan Jaga Belakang),

Kedua, lakukan Sterilisasi Oleh Tim Disaksikan oleh Pengurus Gereja. ( setelah Selesai, baru Jemaat dipersilahkan masuk),

Ketiga, adakan pemeriksaan barang Bawaan oleh Pers Pam dibantu Polwan.

Keempat,  adakan  Pam Terbuka dan Patroli disekitar gereja ketika perayaan.

Kelima,  lakukan patroli di lokasi Radius 500 meter dilakukan oleh pers lain atau pers Pam yg lokasi gerejanya jauh dari BKO,

Keenam, ketika kebaktian selesai, personel pam lakukan APP anev giat Pam selanjutnya koord petugas gereja untuk penutupan pintu Pagar.

Dalam kegiatan strerilisasi ini diwilayah Kec. Tungkal ilir melibatkan 10 orang tim penjinak bom Satbrimobda Jambi, Sat Reskrim, personel Sabhara yang dibantu dengan metal detektor,” ungkap Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, Sabtu (24/12).

Adapun lokasi gereja yang diseterilisasi dan peninjauan adalah Gereja Katoloik ST Paulus dan HKPB di Jalan Harapan Kelurahan Tungkal Harapan dan Gereja GPDI Pantekosta di Jalan Prof Sri Sudewi Kelurahan Sungai Nibung Kecamatan Tungkal Ilir.

Pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari pintu masuk, dalam Gereja dan halaman luar.

Penyisiran dilakukan oleh tim dengan metal detector serta peralatan lain yang disaksikan oleh pengurus gereja.

Dikatakan Agus, hasil sterilisasi semua tempat dan sudut di dalam maupun luar Gereja tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan. “Kita harapkan sampai Natal nanti situasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan sterilisasi juga dilakukan di gereja-gereja di kecamatan lain,  di kecamatan Tungkal Ilir langsung dipimpin Kapolres, diikuti Camat, Danramil dan Kapolsek serta Kasat Narkoba. 10 personil penjinak bom, 80  Pers Polri, 20 Pers TNI dan Denpom serta 9 perwakilan gereja.

Kemudian di wilayah Betara dipimpin Wakapolres Kompol Ilyan Chandra didampingi Kapolsek Betara AKP Pandit Wasianto, diback up 15 orang Tim Jihandak, 3 perwira, 35 Pers Polri, 5 TNI dan 15 orang dari pengurus gereja se Kecamatan Betara.

Sedangkan di wilayah Ulu dipimpin Kabag Sumda Kompol Sopirin, SH bersama-sama Kapolsek Tungkal Ulu AKP Arief Nazaruddin, beserta 4 Perwira Polri, 50 pers Polri, 20 pers TNI dan 40 pengurus Gereja.

Sementara di wilayah Merlung dipimping Kabag Ren Kompol Hotmaida bersama Kapolsek Merlung Iptu Sazanola Harefa, melibatkan 3 perwira, 25 pers Polri, 5 Pers TNI dan 10 orang perwakilan gereja.

Terakhir Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH berharap seluruh personil yang bertugas untuk menjalankan tugas secara proporsional, demikian pula pengurus gereja untuk merayakan natal sesuai ketentuan dan tetap mengedepankan saling hotmat-menghormati serta menghindarkan dari hal ketersinggungan penganut agama lain.

[LAERSHI]

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password