Kapolres Metro Jakarta Timur Kunjungi Gerakan Pemuda Anshor

Tribratanews.polri.go.id– Polda Metro Jaya, Selasa (21/03/2017)

Kita tahu bahwa warga Indonesia memiliki keanekaragaman yang komplek, baik suku,  agama, badaya dll dengan Moto Bhinika Tunggal Ika  keragaman jadi keunikan, kekuatan bahkan kekayaan Bangsa.

Senin,  20 Maret 2017  pukul 20.00 sampai dengan 21.30 Wib Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. DR (C) Andry Wibowo, SIK, MH, M.Si didampingi Kapolsek Cipayung Kompol Dedy Wahyudi, S. SOS,  SIK, MIK MH kunjungi Gerakan Pemuda Anshor Jakarta Timur di tempat Ponpes Al-Hamid Putra Jalan Raya Hankam Et. 07/01 Kelurahan Cilangkap Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam kunjungannya Kapolres Metro Jakarta Timur disambut  langsung oleh ketua Gerakan Pemuda Anshor bapak KH. Mahmud Mudhofar /Gus Mud Bin H. Hamid Ziman yang sekaligus pemilik Pondok Pesantren Al – Hamid beserta perwakilan pengurus Pondok Pesantren tersebut.

Kapolres kemudian memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di wilayah Jakarta Timur dan diterima dengan baik selanjutnya membahas tentang situasi kamtibmas saat ini khususnya menjelang pelaksanaan Pilkada.  Kapolres mengharapkan kepada Gerakan Pemuda Anshor untuk Bersama-sama menjaga kamtibmas boleh beda pilihan tapi satu tujuan untuk mempertahankan NKRI.

Pada kesempatan ini pula, Kapolres menyampaikan tentang dampak globalisasi yang telah banyak mempengaruhi perilaku masyarakat yang melenceng dari ideologi Bangsa Indonesia yaitu Pancasila, nilai -nilai luhur Pancasila, budaya bangsa hampir dilupakan seperti gotong royong, sopan santun,  hormat menghomati sehingga sering terjadi konflik.

Diharapkan kepada masyarakat  dan kita semua untuk bersama-sama menjunjung tinggi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila
karena Pancasila sebagai dasar Negara, sebagai Jati diri bangsa dan sebagai pemersatu bangsa Indonesia.

Gus Mahmud sebagai ketua Gerakan Pemuda Anshor mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres Metro Jakarta Timur atas kunjungannya semoga  silaturahim akan tetap terjaga.

Gus Mahmud menyampaikan bahwa dahulu kita itu dari kerajaan, maka banyak bermacam macam agama  sehingga NU,GP Anshor didirikan pada tanggal 19 April 1964. Berdirinya GPA Anshor karena  alasan banyaknya salah pemahaman  antara  kaum muda  dan yang sudah tua,

Indonesia mempunyai Pancasila dan harus dijaga dengan baik, dipahamai dan diamalkan sehingga Indonesia tidak bisa dipecah belah oleh pihak manapun Gp. Anshor Jakarta Timur memiliki kepedulian yang cukup baik kepada masyarakat, semua anggota siap membantu orang lain yang mendapat musibah bahkan merawat jenazah pun siap.

Gus Mahmud juga mengharapkan bapak Kapolres untuk mensosialisasikan Pancasila kepada para santrinya. Kunjungan Kapolres diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Gus Mahmud untuk keselamatan kita semua keselamatan bangsa Indonesia.

Penulis : Humas Jakarta Timur

Editor : Umi Fadillah

Publish : Hotmauli

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password