KUANTUM KOMPUTING DAN IMPLIKASINYA , Catatan Wawan Setiawan

image33
Saat ini, era dimana kuantum komputasi sudah bisa direalisasikan secara real, setelah pada tahun 1981, fisikawan yang juga menerima nobel, Richard Feynman dalam lecture-nya memberikan ide bagaimana kalau komputer di rancang dengan mekanika theori Quantum Mechanic. Tantangan Richard Feynman ini akhirnya terjawab, baru sekitar 1-3 tahun lalu, perusahaan Canada membuat Kuantum Komputer dengan merek D-Wave. Saat ini D-Wave sudah rilis versi 2x, dan menurut rilis mereka, mereka sudah mempunyai chip yang mempunyai qubit lebih dari 1000.

Kuantum komputing, yang berjalan menggunakan hukum hukum quantum mechanic, saat ini bisa memproses data jutaan kali lebih cepat dari komputer konvensional saat ini. Cara kerja Kuantum Komputing sama sekali lain dengan komputer konvensional yang masih menggunakan chip silicon, dan cara mempercepat aksesnya adalah dengan overclock atau menambah internal cache di dalamnya, sedangkan kuantum komputing menggunakan qubit, yang diambil dari theory superposition quantum mechanic, dan bisa diparalel hingga 1000 qubit lebih.

Impact dari adanya komputer cepat model quantum komputing adalah masalah keamanan data. Dekripsi data yang digenerate dari komputer konvensional rata rata membutuhkan prosesor cepat untuk mengkalkulasi permutasi kombinasi username dan password, dan kuantum komputing dengan kecepatannya saat ini, atau diprediksi di 500 qubit sudah akan mampu membuka sistem enkripsi komputer konvensional saat ini dalam waktu cepat. Hal ini yang saat ini menjadi kewaspadaan banyak pakar security, jika kuantum komputing ternyata digunakan untuk dekripsi data.

NSA, lembaga pemerintah yang mengontrol dan mengawasi lalu lintas Internet di Amerika, juga telah menyatakan kekhawatirannya terhadap quantum crytography, dimana komunikasi yang menggunakan algorithm secure seperti SSL, dibingkar oleh Quantum Komputing, Quantum Komputing hanya membutuhkan minimal 500 qubit, untuk bekerja sebagai komputer unbreaking code.

Inilah implikasi dari quantum komputing, yang mempunyai kecepatan tinggi, secara positive bisa digunakan untuk big data, genome sequencing, atau untuk kalkulasi yang sifatnya sangat cepat dan membutuhkan kekuatan dan kecepatan prosessor. Efek negatifnya, salah satunya adalah kecepatan quantum komputing digunakan untuk membongkar enkripsi data. ( Kang IqbalAsik96)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password