Pelaku Sodomi Dijebloskan Tahanan Mapolrestabes Surabaya

Tribratanews.polri.go.id – Ulah EHS (19) terbilang keterlaluan. Warga Gunungsari, Wonokromo, Surabaya, itu menyodomi teman prianya yang masih di bawah umur, BWP (16), warga Pulosari, kota setempat. Hal yang miris, perbuatan cabul sesama jenis itu dilakukan EHS di lantai dua sebuah masjid dekat korban tinggal. Kini, kamis (9sodomi Polres Tabes Surabaya/3/2017) pelaku mendekam di sel tahanan di Mapolrestabes Surabaya.

Di hadapan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), EHS mengaku kenal dengan korban pada Mei 2016 lalu. Baik tersangka maupun korban seringkali salat berjamaah di masjid dekat rumah korban.

Saat di bulan Juni 2016, EHS mengajak korban naik ke lantai dua masjid. Waktu itu, keduanya baru selesai melaksanakan salat duhur. “Saya bilang, ‘Ayo naik’. Setelah di atas saya ajak dia buka sarung, lalu saya masukkan  ke duburnya,” cerita EHS di Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 8 Maret 2017.

Persetubuhan sesama jenis itu terjadi berulang-ulang dan di lokasi yang sama. Tersangka mengaku sudah enam kali menyodomi korban, dari Juni sampai September 2016. Tersangka mengaku tidak memaksa atau mengiming-imingi sesuatu agar korban mau diajak mesum. “Dia mau saja,” ujar EHS.

Tersangka mengaku muncul hasrat menyodomi korban karena penasaran. Bukan karena suka sesama jenis atau gay. Tersangka sendiri mengaku juga tertarik dengan perempuan dan pernah berpacaran lima kali dengan cewek. “Ingin tahu saja seperti apa rasanya dimasukkan ke dubur,” kata EHS.

Kepala Satreskrim Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Shinto Silitonga, mengatakan akibat perbuatannya tersangka EHS dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara,” katanya.(mbah)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password