Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu dengan Nilai Produksi Rp4,6 M

Tribratanews.polri.go.idSleman. Pabrik uang palsu (upal) yang beroperasi disebuah rumah kontrakan di Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, DIY, berhasil dibongkar aparat Kepolisian. Meski baru sebulan beroperasi, nilai produksi upal mencapai Rp4,6 miliar.

“Empat tersangka diamankan terkait tindak pidana produksi uang palsu di sebuah rumah kontrakan di Desa Sidoluhur, Godean. Barang bukti uang palsu nilainya sekitar Rp 4,6 miliar,” kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto saat jumpa pers di Mapolsek Godean, Selasa (19/03/19).

Empat tersangka yang diringkus polisi yakni, HS (39) dan IK (36) keduanya warga Pati, Jawa Tengah serta EY (61) dan NY (67) keduanya warga Magelang.

Terbongkarnya kasus ini bermyla saat seorang pedagang di Godean yang mendapat uang pembayaran dari tersangka IK. Pedagang itu pun curiga saat mendapati uang pembayaran itu bukan uang asli, alias upal.

“Hasil pengembangan, hari Senin (18/03/19) kemarin Polisi berhasil mengungkap tersangka IK bersama tiga tersangka lainnya yang ternyata memproduksi upal rumah kontrakan,” jelas AKBP Yuliyanto.

Sementara itu, Kapolsek Godean Kompol Herry Suryanto mengatakan jika pabrik upal itu baru beroperasi sekitar satu bulan ini. “Hasil pemeriksaan sementara, mereka produksi di rumah kontrakan di Godean baru sebulan. Sebelumnya mereka beroperasi di Magelang dan Pati,” terang Kompol Herry Suryanto.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 36 ayat (2), ayat (3) jo Pasal 26 ayat (2), ayat (3) UU 7/2011 serta Pasal 244 KUHP dan Pasal 245 KUHP subsider Pasal 55 KUHP jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password