Tim Cobra Lumajang Ringkus Pelaku Rampok dan Begal Sadis

Tribratanews.polri.go.id – Jatim, Tersangka Rohmat (36), pelaku pembegalan sadis bersenjatakan celurit yang berhasil ditangkap Tim Cobra Polres Lumajang, ternyata juga sering merampok.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban menyebutkan, perampokan yang terjadi di bulan November 2018, Rohmat dan komplotannya menodongkan senjata tajam dan menyekap istri Achmad Khozaini.

“Pelaku ini terkenal sadis, karena tak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan,” ujar Arsal, Selasa (29/01/2019).

Sebelum ditangkap karena membegal Ny. YW (25) seorang wanita pedagang di di Jalan Raya Dusun Saringan, Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Rohmat dan komplotannya ternyata juga beberapa kali merampok.

Pada bulan November 2018, komplotan Rohmat merampok di rumah Achmad Khozaini, warga Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang. Dari rumah tersebut, kawanan ini berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor, dan perhiasan emas milik korbannya.

Tak hanya di Kalisemut, kawanan pelaku juga telah melakukan aksi pembegalan dan perampokan di 9 TKP. Polisi sudah mengantongi nama-nama kawanan pelaku dan terus dilakukan pengejaran.

“Kita sudah kantongi identitas kawanan pelaku sadis ini. Do’akan semoga Tim Cobra Polres Lumajang bisa segera meringkus,” pungkasnya

Komplotan ini, diakui oleh Arsal dikenal sangat sadis saat melakukan aksi kejahatan. Mereka tidak segan melukai korbannya dengan senjata tajam. Setiap beraksi, mereka melakukannya secara berkelompok antara 2-7 orang.

Bahkan, Rohmat berani melawan petugas saat akan ditangkap, sehingga terpaksa harus diberi peringatan keras dengan tiga kali tembakan yang bersarang di kakinya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang, AKP Hasran menegaskan, data-data para pelaku sudah dikantongi oleh anggota Tim Cobra Polres Lumajang. “Saat ini kami juga sedang melakukan pengejaran terhadap mereka,” tegasnya.

Tersangka dikenakan pasal 365 ayat 2 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan pada malam hari, dan dilakukan bersama-sama. Ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

(sa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password