Oknum Guru Ngaji di Way Kanan Diamankan Polisi Diduga Cabuli Muridnya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung Seorang pria berinisial ZAI (46) , sebagai Guru ngaji yang berdomisili di KM.14 Kp. Negeri Baru Kec. Blambangan Umpu Kab. Way Kanan harus berurusan dengan pihak kepolisian dari unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Satreskrim Polres Way Kanan, karena diduga mencabuli  anak dibawah umur, sebut saja Belia (06),  bukan nama sebenarnya yang masih duduk dibangku sekolah dasar, selasa (13/02/18).

Menurut Kapolres AKBP Doni Wahyudi, S.Ik  melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara dugaan tindak pidana pencabulan berhasil diungkap oleh orang tua korban setelah Belia menceritakan kejadian yang dialami dan melaporakan  ke PPA Polres Way Kanan pada hari senin tanggal 12 Februari 2018 sekira pukul 12.00 Wib kemarin.

Tindakan asusila terjadi pada hari minggu (11/02/18) sekira pkl 16.00 Wib, korban bersama teman-temanya   berangkat mengaji di rumah kosong milik pelaku yang dijadikan tempat mengajar ngaji, setelah sekira pukul 17.00 Wib selesai ngaji, korban belum diperbolehkan oleh pelaku untuk pulang, namun teman yang lain  diperbolehkan.  Hingga tidak ada lagi santri yang belajar,  pelaku  mulai melakukan perbuatan asusila  terhadap korban, dengan menarik paksa tangan dan menyuruh membuka celana,  namun korban menolak, lalu pelaku membuka paksa celana luar berikut celana dalam korban sebatas paha. Menyuruh memegang kemaluan pelaku, dan jari pelaku mulai memegang bagian intim korban.

Sementara itu, tak dapat menerima perbuatan tersebut, kemudian pihak keluarga korban melaporkan kasus asusila secara resmi kepada pihak Polres Way Kanan. selanjutnya,  pada hari senin tanggal 12 Februari 2018 sekira pukul 12.00 Wib, anggota unit PPA bersama Tekab 308 melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku dan menemukan pelaku sedang melaksanakan sholat dzuhur di mushola KM.14 Kp. Negeri Baru Kec. Blambangan Umpu Kab. Way Kanan, setelah selesai melaksanakan sholat baru pelaku diamankan petugas tanpa perlawanan berikut mengamankan barang bukti berupa satu helai helai Jilbab warna ungu , satu helai helai baju panjang warna biru bergambar hello kity, satu helai celana panjang warna biru dan satu helai celana dalam warna ungu,” Kata Kasat Reskrim.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut pelaku dapat terancam, dengan pasal 82 UU RI No. 17 th 2016 tentang pengganti kedua atas UU RI No. 23 th 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.

Penulis  : Adi Pranoto / Polres Way kanan

Editor    : Alfian Nur

Publish  : Oto adi

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password