Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menegaskan pentingnya komitmen seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di tengah situasi darurat pascabencana melalui pendampingan psikososial korban banjir.
"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dalam kondisi apapun, mereka harus tetap merasa aman, bahagia, dan memiliki semangat untuk belajar serta meraih cita-cita. Demikian juga para ibu dan perempuan penyintas bencana adalah para ibu bangsa yang memiliki potensi untuk pemberdayaan dan pemulihan daya lenting keluarga yang tangguh dan berkualitas dalam berbagai aspek," terang Menteri PPPA, Selasa (6/1/2026).
Hal itu dikatakannya di lokasi pengungsian korban banjir di Jalan Alur Pakis, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Ia meninjau langsung kondisi anak-anak dan perempuan terdampak banjir sekaligus memberikan pendampingan psikososial guna membantu pemulihan kondisi psikologis mereka.
"Saya melihat anak-anak di sini memiliki semangat yang luar biasa, mereka saya tanya ada yang mau jadi tentara, polisi, pengusaha, bahkan ada yang mau jadi presiden. Mereka tetap bersemangat karena saya menyampaikan bahwa anak-anak adalah generasi dan pemimpin Indonesia masa depan," jelas Menteri PPPA.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memastikan pemenuhan hak pendidikan anak-anak tersebut.
"Kami juga telah memastikan seluruh proses belajar mengajar juga tidak ada kendala sehingga hak pendidikan anak-anak bisa tetap terpenuhi. Bersama Menteri Dikdasmen, kami sudah memastikan ada afirmasi bagi satuan pendidikan dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar yang memperhatikan situasi dan kondisi anak di pengungsian ataupun penampungan sementara, termasuk adanya situasi belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan," ungkap Menteri PPPA.
Selain ke lokasi pengungsian di Kabupaten Langkat, pihaknya juga menyambangi lokasi pengungsian di Dusun Pengkolan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.
(ndt/hn/rs)