Tribratanews.polri.go.id - NTT. Satbrimob Polda NTT melalui Batalyon C Pelopor melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan darurat di Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi jembatan yang licin dan derasnya arus sungai akibat curah hujan, sehingga menghambat aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Sebanyak 34 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Komandan Batalyon C Pelopor, dengan melibatkan masyarakat setempat secara gotong royong.
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabidhumas Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat ini sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian dan respons cepat Polda NTT terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas warga serta anak-anak sekolah. Kami tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan,” ujar Kabidhumas.
Lebih lanjut disampaikan, Kapolda NTT mengapresiasi sinergi antara personel Brimob dan masyarakat Desa Dikira yang bersama-sama bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.
(ax/hn/rs).