Indonesia Bangga Jadi Tuan Rumah Perhelatan The 7th Asean Children’s Forum

16 November 2022 - 14:51 WIB
Foto : (kemenpppa.go.id)

Tribratanews.polri.go.id Jakarta. Indonesia merasa bangga bisa menjadi tuan rumah pertemuan asosiasi negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) dalam rangkaian kegiatan ASEAN Children’s Forum (ACF) yang ke-7 di Jakarta dan Manado.

Plt. Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Rini Handayani mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh perwakilan delegasi anak beserta pendamping dari negara-negara ASEAN yang ikut berpartisipasi.

Baca Juga : Presiden Jokowi Ajak Para Tamu G20 Tanam Mangrove

“Atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh delegasi anak dan para pendamping yang menyempatkan hadir dalam kick-off awal menjelang perhelatan ACF yang ke-7 pada 15 hingga 20 November 2022 mendatang yang akan dilangsungkan di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Manado,” ungkap Rini dalam sambutannya pada kegiatan Pre-Event 7th ASEAN Children’s Forum (ACF) secara virtual.

Forum rutin dua tahunan yang diselenggarakan di negara-negara ASEAN merupakan wadah untuk mempromosikan hak-hak dasar anak, terutama hak untuk berpartisipasi dan pembangunan masyarakat yang tentram dan memastikan perkembangan anak pada tingkat individu, kelembagaan, masyarakat, nasional, dan regional dengan memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak.

Tahun ini, ACF mengusung tema “Building a Digital Resiliency for ASEAN Children”, yang akan dielaborasikan ke dalam pembahasan sub-sub tema berupa: (1) digital literacy; (2) digital participation and resiliency; dan (3) digital security. Adapun negara-negara ASEAN yang turut berpartisipasi mengirimkan delegasi anak pada perhelatan ini diantaranya Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Vietnam, Myanmar, Laos, dan Filipina.

“Keseluruhan tema dan sub tema tersebut akan dibahas dalam kegiatan yang dirangkum dengan apik melalui konsep ‘I see, I know, and I will’. Melalui konsep ini, para delegasi anak akan memetakan permasalahan, mencoba menemukan akar permasalahan, dampak dan praktik-praktik baik yang telah dilakukan, untuk selanjutnya menyusun rencana aksi yang akan dilaksanakan setelah para delegasi anak kembali ke negara masing-masing,” jelas Plt. Deputi Pemenuhan Hak Anak Kemen PPPA, dilansir dari kemenpppa.go.id.

Selain mengikuti sesi diskusi panel dan presentasi, para delegasi anak juga dijadwalkan untuk melakukan sejumah site visits ke beberapa lokasi dan perusahaan yang diharapkan dapat memantik ide dan insights baru sebagai bekal untuk diskusi-diskusi berkelanjutan yang kaya akan sumbangsih nyata. Perhelatan ACF yang ke-7 pun menjadi sarana bagi Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia yang melimpah, dibalut semenarik mungkin dengan sentuhan-sentuhan kearifan lokal.

Lebih lanjut, Rini mengungkapkan para delegasi anak dari negara-negara ASEAN akan turut bergabung bersama perwakilan anak-anak Forum Anak Daerah di seluruh Indonesia untuk merayakan puncak Hari Anak Sedunia (HAS) pada 20 November 2022 di Manado, Sulawesi Utara.

“Kami berharap para delegasi anak-anak ASEAN dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan ACF yang ke-7 ini dengan penuh semangat dan gembira. Semoga kami sebagai tuan rumah juga dapat meninggalkan kesan dan kenangan yang mendalam akan keindahan dan keharmonisan keragaman Indonesia,” ungkap Plt. Deputi Pemenuhan Hak Anak Kemen PPPA.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari beberapa negara-negara ASEAN yang akan hadir secara langsung di Jakarta dan Manado menyampaikan paparan terkait gambaran dan situsasi terkini kondisi di masing-masing negara yang berpengaruh pada anak-anak. Perwakilan UNICEF Indonesia, Dr. Karen Diane Muller turut menyampaikan sepatah dua patah kata, menitik beratkan pada tema dan sub tema yang diusung dalam rangkaian kegiatan ACF yang ke-7. Karen menekankan penentuan tema dan sub tema sudah sangat tepat karena anak-anak, dimanapun berada, sangat rentan dari eksposure ranah digital.

(fz/hn/um)

in PPPA
# PPPA

Share this post

Data Perkembangan Covid-19 Indonesia

Positif

6.718.090

Sembuh

6.542.791

Meninggal

160.574

Sumber: covid19.go.id
Last Updated: 2 February 2023 - 06:00
Sign in to leave a comment