Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di Tiktok sebuah unggahan yang mengeklaim bahwa ringgit Malaysia ditolak di luar negeri saat rupiah menguat.
Namun faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Melansir dari turnbackhoax.id, Kamis (19/2/26), isu penolakan mata uang Malaysia telah beredar sejak 2016 dan berulang kali muncul di media sosial.
Mengutip The New Straits Times, melaporkan bahwa pengelola gerai penukaran uang di Bangkok dan Jakarta membantah kabar tersebut. Mereka menegaskan bahwa transaksi ringgit berjalan normal dan ketersediaannya mencukupi.
Terkait klaim rupiah menguat, data justru menunjukkan sebaliknya. Melansir cnbcindonesia.com, sepanjang 2025, ringgit tercatat sebagai salah satu mata uang dengan kinerja terbaik, sementara rupiah melemah terhadap mata uang di kawasan negara tetangga.
(sy/hn/rs)