Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di Facebook sebuah unggahan yang mengeklaim adanya link pendaftaran bantuan sosial (bansos) Ramadan 2026.
Namun faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Melansir dari turnbackhoax.id, Sabtu (21/2/26), diketahui bahwa link pada unggahan tidak mengarah ke laman resmi pengecekan bansos Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.
Sebaliknya, link tersebut mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nama lengkap sesuai KTP, nomor Telegram aktif, asal provinsi, dan jenis kelamin.
Melansir dari kompas.com, menjelang Ramadan 1447 H yang diperkirakan berlangsung pada pertengahan Februari 2026, pemerintah menyalurkan bantuan sosial tahap pertama tahun 2026 melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Penyaluran ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat rentan menjelang bulan puasa dan Idulfitri. Program bantuan rutin dari Kementerian Sosial tersebut diperuntukkan bagi keluarga miskin dan rentan, dengan kelompok prioritas meliputi ibu hamil, balita, lanjut usia, penyandang disabilitas, serta anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu.
(sy/hn/rs)