Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di Facebook unggahan berupa tangkapan layar sebuah artikel yang mengeklaim Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta polisi dan pengadilan internasional menghentikan penyelidikan tragedi Kilometer 50 (Km 50).
Namun faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Melansir dari kompas.com, Selasa (17/2/26), artikel yang mengeklaim Jokowi meminta polisi dan pengadilan internasional menghentikan penyelidikan tragedi Km 50 merupakan hasil manipulasi dari artikel rmol.id berjudul "Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres".
Artikel itu memuat opini yang menyebut relawan Jokowi kecewa karena presiden ke-7 itu tidak diangkat menjadi Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres).
(sy/hn/rs)