Langkah Sunyi di Tengah Sunyi Papua, Polisi Hadir Untuk Mengobati

10 February 2026 - 19:00 WIB

Tribratanews.polri.go.idINTAN JAYA – Di balik sunyinya pegunungan Papua yang dingin dan terjal, ada senyum-senyum kecil yang merekah ketika rombongan personel Operasi Damai Cartenz 2026 berjalan kaki menyusuri jalan setapak Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (9/2/2026). Mereka datang bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membawa kepedulian dalam bentuk pelayanan kesehatan bagi warga kampung.

Dipimpin Danru Belukar 4.0.2 ODC 2026, Briptu Bagas Al-Bayyinah Ajun Saputro, satu regu personel bergerak sejak pagi dari Pos Perpus Belukar. Rute yang dilalui tidak mudah: dari simpang lima, masuk jalur hutan, hingga tiba di Kampung Bajemba. Di sepanjang perjalanan itu, patroli keamanan berjalan beriringan dengan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang ditemui.

Anak-anak, mama-mama, hingga warga lanjut usia mendapat pemeriksaan kesehatan sederhana, vitamin, serta obat-obatan dasar secara gratis. Kehadiran personel disambut hangat; sebagian warga bahkan langsung menghampiri ketika melihat rombongan tiba di honai-honai mereka.

Di wilayah yang akses kesehatannya terbatas dan jarak menuju fasilitas medis cukup jauh, kegiatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas Papua.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Patroli bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang memastikan warga merasa diperhatikan dan dibantu, terutama dalam kebutuhan dasar seperti kesehatan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan bahwa langkah kaki personel di kampung-kampung terpencil membawa pesan yang lebih besar dari sekadar patroli.

“Ketika anggota datang dengan pendekatan humanis, dialog terbangun, kepercayaan tumbuh. Dari situlah situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bisa tercipta secara alami,” kata Kombes Adarma.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT itu ditutup dengan apel konsolidasi pada sore hari di Pos Perpus Belukar. Sepanjang kegiatan, situasi Distrik Sugapa terpantau aman dan kondusif, sementara aktivitas warga berjalan normal.

Melalui patroli dialogis dan pelayanan kesehatan keliling ini, Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan bahwa menjaga Papua tetap damai bukan hanya dengan pengamanan, tetapi juga dengan sentuhan kemanusiaan yang hadir langsung di tengah masyarakat.


(ta/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment