Menkomdigi: Pemerintah Perluas Konektivitas Daerah Terdampak Banjir di Sumatra

4 December 2025 - 22:19 WIB
Antara

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan pemerintah terus mengerahkan upaya perluasan konektivitas pada daerah-daerah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Konektivitas sementara melalui satelit, baik itu dari SATRIA-1 maupun juga dari Starlink, PSN, dan lain-lain juga kita deploy di wilayah-wilayah yang terdampak, termasuk Aceh, Tamiang sudah masuk,” ungkap Menkomdigi, Kamis (4/12/2025).

Sembari menunggu konektivitas melalui berbagai pemanfaatan, Menkomdigi mengatakan pihaknya juga meminta para operator seluler untuk memperbaiki jaringan-jaringan di wilayah terdampak bencana.

“Kita masih melihat lagi di mana nanti diperlukan untuk bantuan satelit, sambil menunggu teman-teman operator seluler memperbaiki jaringan-jaringan mereka yang ada (seperti contohnya) di wilayah Aceh,” ujar Menkomdigi.

Lebih lanjut, Menkomdigi mencatat puncak kerusakan atau ketidakberfungsian infrastruktur telekomunikasi berbasis Base Transceiver Station (BTS) dimulai sejak Selasa (2/12). Namun, dua hari setelahnya, ia menilai tren konektivitas telekomunikasi di beberapa wilayah terdampak bencana terus menunjukkan perbaikan.

“Nah jadi ini yang kita harapkan kalau trennya baik terus, artinya pasokan listrik mulai tersedia, bahan bakar juga mulai tersedia. Insya Allah ini akan terus membaik. Kita akan kawal terus, mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini terus membaik,” ujar Menkomdigi.

Ia juga mengatakan, bantuan konektivitas dari Starlink ke beberapa daerah terdampak bencana, juga sudah mulai masuk dari sejumlah pintu pemerintahan.

“Sekarang kita sedang streamline, dan yang terdata per 1 Desember itu ada 149 (bantuan). Jadi kita juga sedang menyisir karena kemarin ketika tanggap bencana kan memang lewat bermacam-macam pintu di pemerintahan tapi sekarang kita rapikan, supaya memang semuanya terdata di mana titik-titiknya. Sejauh ini ada 150-an titik,” jelas Menkomdigi.

Selain itu, Menkomdigi pun memastikan terus berkoordinasi dengan operator-operator seluler terkait percepatan pemulihan jaringan.

“Kita sudah rapat dengan para operator dan minta melakukan percepatan. Namun, mereka pun sebagai korban, karena memang banyak juga pegawai dari para operator seluler kita ini terdampak tapi terus melakukan percepatan,” ujar Menkomdigi.

“Kita push lagi untuk terus semangat agar di 1-2 hari ini bisa terus membaik, khususnya Aceh,” tambahnya.

Sementara itu, bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada penghujung November 2025.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga 4 Desember, bencana tersebut telah menewaskan 776 orang, menyebabkan 564 orang hilang, dan berdampak pada total 3,2 juta jiwa.


(ndt/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment