Tribratanews.polri.go.id - Garut. Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), menggelar kegiatan Seminar Nasionalisme Goes to School Tahun 2026 untuk mendorong terus pelajar di Kabupaten Garut, Jawa Barat agar memiliki semangat berprestasi dan selalu menanamkan jiwa nasionalis.
"Ini yang dulu direncanakan kegiatannya adalah bagaimana kita membangun generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme," ujar, Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum pada Kemendagri, Sri Handoko Taruna, dilansir dari laman Antaranews, Rabu (28/1/26).
Saat kegiatan Seminar Nasionalisme Goes to School Tahun 2026, Ia menuturkan, kegiatan strategis tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemendagri dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut dengan mengusung tema inspiratif yakni "Berprestasi Tanpa Kehilangan Empati".
Dalam kesempatannya, ia mengungkapkan bahwa generasi muda saat ini, merupakan generasi global yang tidak ada batas dan sekat, sehingga harus bisa diberikan pemahaman tentang jiwa nasionalisme untuk menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia yang memiliki banyak pulau, suku, dan bahasa.
"Ini adalah potensi bangsa. Bahasa kita juga ada sekitar 719 bahasa, potensi yang dimiliki bangsa Indonesia besar, tetapi kalau tidak dijaga, kita akan mendengar cuma sebagai sejarah," jelasnya.
Ia menyampaikan, bangga adanya generasi muda Garut yang hadir dalam acara seminar untuk mendapatkan pemahaman dalam membangun karakter dan nasionalisme sebagai fondasi utama bagi kemajuan bangsa di masa depan.
Seluruh peserta yang merupakan kalangan pelajar di Garut itu, kata dia, setelah mengikuti kegiatan seminar dapat menjadi agen perubahan memberikan nilai-nilai positif dan nasionalisme di lingkungan sekitarnya.
"Harapan saya yang ada di rumah, di ruangan ini bisa menjadi agen. Selanjutnya bisa membagikan ke lingkungan kecilnya untuk sama-sama kita memberikan hal yang positif untuk bangsa dan negara," jelasnya.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengatakan, pihaknya bangga Garut terpilih menjadi tempat diselenggarakannya pembinaan ideologi bagi generasi muda di Garut.
Ia mengatakan kegiatan tentang kebangsaan dan nasionalisme itu penting untuk terus ditanamkan kepada generasi muda saat ini di tengah kemajuan teknologi informasi yang masif.
Selanjutnya, ia mengatakan, anak muda saat ini, tumbuh dalam dunia yang seolah-olah tanpa batasan, sehingga pemerintah perlu berupaya mengimbanginya dengan tatanan nilai kebangsaan agar tidak kehilangan jati diri.
"Karena mereka akan mengganti kita, mereka yang memiliki nasionalisme," jelasnya.
(fa/hn/rs)