Tribratanews.polri.go.id - Denpasar, Bali - Tim Pencegahan Densus 88 AT Polri melakukan sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan fanatisme kekerasan kepada seluruh guru dan staf pegawai Santosa Intercultural School Denpasar, Selasa (06/01/2026).
Ipda Hadi Nata Kusuma, S.H., M.H, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergi dengan stakeholder di bidang pendidikan terkait pencegahan penyebaran paham radikalisme dan fanatisme kekerasan.
"Pada hari ini, kami ingin memberikan informasi kepada seluruh guru dan staf pegawai tentang bahaya paham radikalisme dan fanatisme kekerasan, serta bagaimana cara mencegahnya," ujarnya.
Kegiatan ini juga membahas tentang dinamika kelompok teror di wilayah provinsi Bali serta latar belakang anak di bawah umur terpapar paham radikalisme dan fanatisme kekerasan melalui media sosial.
"Penting bagi kita untuk memahami bahaya paham radikalisme dan fanatisme kekerasan, serta bagaimana cara mencegahnya. Kami berharap seluruh peserta dapat memahami dan menjadi mitra kami dalam melakukan pencegahan," tambah Ipda Hadi Nata Kusuma.
(ta/hn/rs)