Viral! Tips Masak Nasi Ini Ampuh Cegah Kanker Usus Besar

21 December 2024 - 07:15 WIB
Astronauts ID

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Seorang juru masak bernama Linda dengan akun TikTok @mamalindacooks membagikan trik sederhana mengonsumsi nasi untuk mencegah kanker usus besar. Hal ini karena trik ini mampu mengurangi karbohidrat dan kalori hingga 50 persen yang ada pada nasi.

Trik sederhana ini hanya dengan cara membekukan nasi lalu memanaskannya kembali. Hal ini karena mendinginkan makanan dapat mengubah pati yang dapat dicerna tubuh menjadi pati resisten.

"Benar, tapi untuk membuatnya lebih baik, masukkan minyak kelapa saat Anda memasak nasi, itu membuat Anda juga menurunkan berat badan dan rasanya enak," tulis akun lain.

Melansir dari Times of India, Kamis (19/12/24), salah seorang tenaga medis dr. Karan Rangarajan membenarkan hal ini. Menurutnya trik sederhana ini, tak hanya mengurangi kalori tetapi juga menurunkan risiko kanker usus besar.

Pati resisten dapat meningkatkan kesehatan usus dengan bertindak sebagai prebiotik, memberi makan bakteri usus yang menguntungkan. Ini juga membantu mengatur kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan membantu untuk manajemen berat badan dengan meningkatkan perasaan kenyang.

"Hampir semua sisa makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, roti, pasta, kentang, kacang-kacangan, gandum ketika Anda memasaknya lalu mendinginkannya atau membekukannya, lalu memanaskannya kembali secara ajaib akan mengandung lebih sedikit kalori," terang dr. Karan.

Sebuah penelitian membuktikan, bahwa mengonsumsi nasi yang mengalami proses pendinginan menghasilkan peningkatan glukosa darah pasca-makan yang lebih rendah pada subjek pengidap diabetes tipe 1.

Pati resisten tidak dapat dipecah oleh tubuh, tetapi bertindak sebagai prebiotik dan memberi makan flora usus, sehingga pencernaan menjadi lebih baik. Ia mengatakan, pati resisten dapat meningkatkan pergerakan usus dan jumlah tinja yang dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

Menurutnya, setiap nasi yang didinginkan dan dipanaskan kembali banyak pati yang menjadi resisten terhadap pencernaan di usus halus dan berpindah ke usus besar, tempat bakteri usus dapat memfermentasinya.

"Sisa karbohidrat tersebut berubah menjadi serat, alias prebiotik. Mereka memberi makan spesies bakteri bermanfaat seperti bifidobacteria dan Lactobacillus," jelasnya.

(sy/hn/nm)

Share this post

Sign in to leave a comment