Tribratanews.polri.go.id - Sumbar. Pihak kepolisian memberikan enam tips bagi para perantau agar tetap aman berkendara dalam arus balik Lebaran 2025.
"Kami tidak henti-hentinya mengingatkan agar para pengendara berhati-hati, tetap mengutamakan keselamatan daripada kecepatan saat berkendara," ujar, Kepala Bagian Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, AKPB Agung Pranajaya, dilansir dari laman Antaranews, Rabu (2/4/25).
Dalam kesempatannya ia menyebutkan ada enam tips dari Kepolisian kepada para pemudik yang hendak balik ke rantau usai Lebaran.
Pertama adalah harus memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan lengkap administrasi sebelum melakukan perjalanan.
Kondisi prima itu dalam artian pemilik kendaraan harus memeriksa berbagai fungsi teknis dari kendaraan seperti rem, ban, dan lainnya.
Kedua adalah merencanakan rute perjalanan secara efektif, memahami medan serta memahami kondisi jalan yang akan dilalui.
Ketiga pengemudi harus memastikan dirinya dalam kondisi yang baik serta fit sebelum melakukan perjalanan, jika tubuh dalam keadaan lelah maka tidak disarankan untuk melanjutkan perjalanan.
Selanjutnya adalah mengikuti batas kecepatan berkendara dan barang-barang yang dibawa tidak melebih beban muat kendaraan, lalu mempertimbangkan transportasi yang digunakan.
Keenam adalah memanfaatkan pos-pos pelayanan maupun pos pengamanan milik Polri yang telah dibentuk di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya Sumbar.
Polda Sumbar mencatat selama Operasi Ketupat Singgalang 2025 dimulai pada 26 Maret 2025, terjadi 36 kecelakaan lalu lintas di provinsi setempat.
Dari 36 kecelakaan lalu lintas tersebut, delapan korban meninggal dunia, enam korban mengalami luka berat, 61 luka ringan, serta menimbulkan kerugian materil hingga Rp261.500.000.
"Kami berharap peristiwa kecelakaan tersebut hendaknya menjadi perhatian bagi pengendara yang akan balik ke perantauan dari wilayah Sumbar, utamakan keselamatan," jelasnya.
(fa/hn/nm)