Tribratanews.polri.go.id - Jakarta — Polri memperkuat kesiapan pengamanan rangkaian Festival Imlek Jakarta 2026 yang akan digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia hingga koridor Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin pada 13–17 Februari 2026. Kegiatan budaya berskala besar tersebut diprediksi menarik tingginya mobilitas masyarakat sehingga penguatan langkah preventif dan pengaturan arus lalu lintas menjadi prioritas utama.
Dilansir dari Asatunews.co.id, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan berbagai agenda seperti instalasi cahaya tematik, pertunjukan seni budaya Tionghoa, hingga lomba dekorasi gedung untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek di ruang publik. Rangkaian kegiatan tersebut berpusat di Bundaran HI dan sepanjang Jalan Sudirman–Thamrin sebagai salah satu ikon pusat aktivitas masyarakat.
Polri menyiapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib. Kehadiran personel di titik keramaian difokuskan pada patroli dialogis, pengaturan lalu lintas, serta pelayanan masyarakat untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas selama festival berlangsung.
Selain pengamanan kegiatan budaya, Polri juga melakukan koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, pengelola gedung, serta panitia kegiatan guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Pemprov DKI memastikan tidak ada penutupan jalan selama festival berlangsung sehingga pengaturan lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama.
Kehadiran Polri dalam pengamanan Festival Imlek 2026 merupakan wujud komitmen institusi dalam menjaga stabilitas sosial budaya di ruang publik. Melalui pendekatan humanis dan pelayanan presisi, Polri berupaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Imlek sekaligus memastikan aktivitas kota tetap kondusif.
(ta/hn/rs)