Setelah Amankan 6 Tersangka Pencurian Batu Bara, Dit Polairud Polda Kaltim Perketat Pengawasan Kapal Tongkang
adminpolri
Kamis, 09 Juli 2020 - 10:23 WIB
Setelah Amankan 6 Tersangka Pencurian Batu Bara, Dit Polairud Polda Kaltim Perketat Pengawasan Kapal Tongkang

Tribratanews.polri.go.id – Balikpapan. Guna mengantisipasi dan mengawasi aktivitas angkutan batu bara, Dit Polairud Polda Kaltim perketat pengawasan yang melintas di seluruh perairan wilayah Kalimantan Timur.

Belum lama ini, Dit Polairud Polda Kaltim berhasil menangkap enam tersangka kasus tindak pidana pencurian batu bara di kapal tongkang di wilayah perairan Muara Pegah, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dir Polairud Polda Kaltim, Kombes Pol.Tatar Nugroho mengatakan, jaringan pelaku pencurian batu bara di wilayah Kaltim cukup luas dan menggunakan modus tertentu untuk mengelabui petugas.

"Pengawasan nanti akan lebih diperketat lagi. Karena mereka ini berbeda jaringan, dan biasa beraksi mereka biasa 4 sampai 5 orang. Sejauh ini mereka mengaku beraksi di wilayah Muara Pegah, Kukar tapi kami masih melakukan pendalaman lagi, kemungkinan ada TKP di tempat lain juga," tegas Dir Polairud Polda Kaltim, Selasa (7/7).

Dit Polairud Polda Kaltim juga telah berhasil mengamankan 6 tersangka kasus pencurian batubara di atas kapal tongkang.
Keenam pelaku beserta kapalnya ditangkap saat beraksi di wilayah perairan Muara Pegah, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Saat itu pelaku melakukan aksi pencurian di atas kapal tongkang Dewi Iriana 1 yang sedang ditarik oleh Tag Boat Intan Megah 3.

Diketahui, batu bara tersebut merupakan milik PT. Jembayan Muara Bara (JMB). Mendapat laporan tim gabungan ini langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para pelaku beserta barang buktinya.

Enam tersangka yang diamankan yakni Munawir alias Makka, Saharuddin, Tamrin, Sandi, Andi Abdullah dan Irfan Sido.
Selain itu polisi juga mengamankan enam unit kapal klotok berisi batu bara hasil curian sebanyak 5,9 ton hingga 19,2 ton disetiap klotok.

"Enam pelaku kami amankan di TKP Muara Pegah dengan waktu yang berbeda, tersangka yang proses sidik ada enam orang, mereka nahkoda dari setiap kapal yang mencuri batu bara dari tongkang. Barang bukti yang kami amankan 6 unit kapal klotok berisi batu bara antara 5,9 ton sampai 19,2 ton, 24 skop dan 24 keranjang yang digunakan dalam melakukan aksi pencurian batu bara," ungkap Dir Polairud Polda Kaltim. Dari hasil penyelidikan pelaku mengaku sudah beraksi 2 sampai 4 bulan belakangan.

(fa/bq/hy)

Bagikan Artikel Ini:

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar