Kapolda Sulsel Hadiri Pengarahan Mendagri kepada Gugus Tugas Covid-19 Sulsel
adminpolri
Kamis, 09 Juli 2020 - 09:22 WIB
Kapolda Sulsel Hadiri Pengarahan Mendagri kepada Gugus Tugas Covid-19 Sulsel

Tribratanews.polri.go.id – Makassar. Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Mas Guntur Laupe, S.H., M.H., dan Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol. Drs. Halim Pagarra, M.H., menghadiri pengarahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Selain memberikan pengarahan kepada Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan, Mendagri juga melaksanakan pengecekan kesiapan Sulawesi Selatan dalam menghadapi Pilkada.

Kapolda Sulsel Hadiri Pengarahan Mendagri kepada Gugus Tugas Covid-19 Sulsel

Selain sebagai Mendagri, pengarahan itu ia sampaikan dalam kapasitasnya sebagai anggota dewan pengarah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tingkat Pusat.

“Di dalam kapasitas itu saya datang ke sini, selain urusan Pilkada juga saya manfaatkan untuk berdiskusi menyampaikan informasi untuk menyampaikan taktik dan lain-lain, dalam rangka untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan,” jelas Mendagri usai memberikan pengarahan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (08/07/2020).

Disampaikannya, Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah di luar Pulau Jawa yang tercatat tinggi angka penyebaran Covid-19. Meski demikian, sinergi yang dilakukan antara pemerintah dan Tim gugus Covid 19 sudah berjalan dengan baik sehingga dapat memudahkan pemerintah setempat untuk mengambil kebijakan.

“Wabah covid 19 ini sangat beda dengan wabah penyakit lainnya dimana vaksin dan obatnya belum ditemukan sehingga belum ada kepastian kapan berakhirnya, oleh karena itu, pelaksanaan Pilkada tetap akan dilaksanakan dengan mengikuti penerapan tatanan baru politik,” jelasnya.

Tak kalah penting, Mendagri juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat tidak boleh kalah dengan Covid-19. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama di era tatanan kenormalan baru atau new normal ini.

“Berkaitan dengan masalah yang kita hadapi ini, tentang berapa besarnya pandemi ini dan dampak sosialnya, juga dalam masuk konsep perang. Kita berbicara mobilisasi, Dimana semua harus bersatu padu, peran pemerintah dan rakyat,” pungkas Mantan Kapolri tersebut.

(my/bq/hy)

Bagikan Artikel Ini:

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar