Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Kalsel Ciptakan Aplikasi 'Si Walan' untuk Lakukan Swab Test Massal Secara Drive Thru
Admin Humas
Jum'at, 26 Juni 2020 - 00:00 WIB
Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Kalsel Ciptakan Aplikasi Si Walan untuk Lakukan Swab Test Massal Secara Drive Thru

Tribratanews.polri.go.id - Banjarmasin. Guna mencegah penyebaran Covid-19, Kepolisisan Daerah Kalimantan Selatan ciptakan aplikasi 'Si Walan' (Swab Berjalan) untuk melakukan swab test massal secara drive thru yang digelar di Kantor Gubernur Lama Jl Jend Sudirman Lokasi depan Siring 0 Km, Banjarmasin, Rabu(24/06/2020).
Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Kalsel Ciptakan Aplikasi Si Walan untuk Lakukan Swab Test Massal Secara Drive Thru

Dalam penjelasannya, Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta Karo-Karo, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kabiddokkes Polda Kalsel KBP Erwinn Z Hakim mengatakan bahwa amino masyarakat yang mengikuti test massal sangat luar biasa. Sesuai data yang kami terima masyarakat yang mendaftar melalui aplikasi smart Phone sebanyak 1.135 orang, sedangkan VTM tersedia 500 pcs, sehingga untuk mengatasi lunjakan akan dilaksanakan lagi kegiatan serupa.

"Melalui aplikasi Si Walan memberikan manfaat tanpa non paperles dan tidak kontaknya dengan petugas kesehatan. Sehingga bisa mengurangi resiko yang mungkin timbul terhadap sasaran masyarakat yang reaktif rapid/RDT Covid-19. Semoga dengan adanya kegiatan ini harapannya Polda Kalsel telah banyak membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banjarmasin dalam pelaksanaan Swab Test," tambah Kabiddokkes Polda Kalsel.
Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Kalsel Ciptakan Aplikasi Si Walan untuk Lakukan Swab Test Massal Secara Drive Thru

"Dengan adanya aplikasi ini kami berharap dapat menjadi transfer aplikasi kepada Dinkes Kota Banjarmasin. Setelah kegiatan ini aplikasi buatan personel Bidokkes untuk swab Covid-19 drive thru 'Si Walan" akan di berikan kepada Dinkes Kota Banjarmasin secara mudah, karena melalui aplikasi dapat digunakan masyarakat ini secara mudah cukup memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) maka akan muncul barcode, sehingga petugas bisa langsung membaca dari kumpulan data optik itu dilakukan swab test," pungkas Kabiddokkes Polda Kalsel.

(sm/bq/hy)

Bagikan Artikel Ini:

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar